RELUNG.ID- Pengacara kondang Kamaruddin Simanjuntak kembali menjadi sorotan publik setelah lama tak muncul di hadapan media. Penampilan terbaru sosok yang dikenal vokal membongkar kasus pembunuhan Brigadir J itu terlihat jauh berbeda dari sebelumnya.
Dalam video yang beredar di media sosial melalui akun X BangPino__, Kamaruddin tampak duduk lemas saat dijenguk sejumlah rekannya. Tubuhnya terlihat lebih kurus dengan wajah pucat diduga akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Dalam video tersebut, Kamaruddin lebih banyak diam sambil mendengarkan ucapan teman-temannya. Ia hanya sesekali tersenyum dan menganggukkan kepala.
“Pak Kamaruddin semakin hari semakin sehat, semakin segar, Puji Tuhan. Bahwa kabar-kabar yang dulu menyatakan dia meninggal, penyakitnya lah yang meninggal. Sekarang sudah hidup baru ya Pak Kamaruddin,” ujar salah satu rekannya.
Rekan-rekan yang datang mengaku prihatin melihat kondisi Kamaruddin yang tak lagi seprima dahulu. Meski begitu, mereka tetap memberikan dukungan moral agar sang pengacara tetap kuat menghadapi sakit yang dideritanya.
“Pada hari ini kita bertiga, kondisi Pak Kamaruddin memang lemah, dia kurus. Tapi saya yakin Tuhan akan menyembuhkan,” kata rekannya.
Sebelumnya, Kamaruddin sempat dikabarkan meninggal dunia pada Maret 2026. Kabar tersebut sempat ramai beredar di media sosial dan menimbulkan kekhawatiran publik.
Menanggapi isu itu, rekan sesama pengacara Martin Lukas Simanjuntak langsung memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa Kamaruddin dalam kondisi sehat dan baik.
“Puji Tuhan, Bang Kamaruddin Simanjuntak saat ini dalam keadaan sehat dan baik. Informasi tersebut saya peroleh langsung dari istri dan keluarga inti beliau,” tulis Martin dalam pernyataannya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Nama Kamaruddin Simanjuntak sendiri sempat menjadi perhatian nasional pada 2022 saat menjadi kuasa hukum keluarga Brigadir J alias Yosua dalam kasus pembunuhan berencana yang menyeret mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Dalam berbagai kesempatan persidangan, Kamaruddin dikenal lantang mengungkap dugaan keterlibatan Ferdy Sambo dalam kematian Brigadir J. Perjuangannya bersama tim kuasa hukum keluarga korban mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Kasus tersebut akhirnya berujung pada vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo, sementara istrinya, Putri Candrawathi, divonis 20 tahun penjara.
Usai putusan dibacakan pada Februari 2023 lalu, Kamaruddin mengaku sedih karena Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tidak mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada keluarga Brigadir J.
“Ini adalah titik balik bahwa Indonesia harus bangkit dan berdiri lawan segala kezaliman, lawan kejahatan, lawan mafia hukum. Kita harus bersatu padu,” ujar Kamaruddin saat itu.[YKP]

