RELUNG.ID- Sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, mengatakan aksi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan koordinator lapangan Abdul Wahid Kaliki, Raka Abimanyu, dan Ade Pratama.
“Jumlah massa sekitar 80 orang. Mereka menyampaikan aspirasi terkait RUU Perampasan Aset,” kata Ruslan.
Dalam orasinya, mahasiswa menuntut agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan. Selain itu, mereka juga menyerukan agar pemerintah bersih dari praktik korupsi, menolak oligarki dan politik dinasti, serta menentang komersialisasi pendidikan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan pihaknya mengerahkan 1.250 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran untuk mengamankan jalannya aksi.
“Silakan menyampaikan pendapat, tetapi tetap dalam koridor hukum dan ketertiban. Kami hadir untuk memastikan semuanya berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Susatyo.
Pihak kepolisian mengimbau peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban, merusak fasilitas umum, atau menutup akses lalu lintas. Rekayasa lalu lintas pun bersifat situasional. Masyarakat diimbau menghindari kawasan sekitar DPR/MPR RI selama aksi berlangsung untuk menghindari kemacetan.
Susatyo menambahkan, pengamanan dilakukan dengan pendekatan persuasif tanpa penggunaan senjata api.
“Kami ingin memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya. Pengamanan ini dilakukan untuk menjaga kelancaran penyampaian aspirasi publik,” ucapnya. [YKP]

