Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Mahfud MD Geram Pernyataan Alumni LPDP: Anda Besar karena Indonesia
Politik

Mahfud MD Geram Pernyataan Alumni LPDP: Anda Besar karena Indonesia

RiyadiBy Riyadi25/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mahfud MD. (YouTube)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Pakar hukum tata negara sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengaku geram terhadap pernyataan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas, yang viral di media sosial.

Tyas sapaan akrab Dwi Sasetyaningtyas menuai sorotan usai mengunggah video berisi pernyataan, “cukup aku saja yang WNI, anakku jangan,” sembari memperlihatkan dokumen yang menyatakan anaknya telah resmi menjadi warga negara Inggris.

Ucapan tersebut memicu gelombang kritik karena dinilai merendahkan Indonesia, terlebih Tyas merupakan penerima beasiswa yang dibiayai negara.

Baca juga :   YOASOBI Bakal Gelar Konser di Jakarta, Catat Jadwalnya dan Lokasinya Berikut Ini

Mahfud menilai pernyataan tersebut menyakitkan bagi publik. Menurutnya, kesuksesan yang diraih Tyas saat ini tidak terlepas dari peran negara.

“Saya marah orang lalu tidak suka kepada Indonesia. Padahal dia sendiri mendapatkan kenikmatan karena Indonesia, lalu dia melecehkan Indonesia di depan publik dengan begitu parah dan menyakitkan bagi kita,” ujar Mahfud dalam tayangan YouTube pribadinya, Rabu (25/2/2026).

Ia kembali menegaskan prinsip yang kerap disampaikannya, yakni agar warga negara tidak pernah lelah mencintai Indonesia meski dihadapkan pada berbagai persoalan.

Baca juga :   26 November, Seri Poco F8 Siap Debut Global di Bali

“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Sepertinya dia lelah ini,” katanya.

Meski mengaku marah, Mahfud menyebut polemik ini juga harus menjadi bahan refleksi bagi pemerintah. Ia menilai, kekecewaan yang diungkapkan Tyas mencerminkan keresahan sebagian masyarakat terhadap kondisi di dalam negeri.

Mahfud bahkan mengaitkannya dengan fenomena tagar #KaburAjaDulu yang sempat ramai di media sosial, sebagai bentuk ekspresi kekecewaan terhadap situasi sosial dan pemerintahan.

Baca juga :   Indonesia Walk Out saat PM Israel Pidato di Sidang PBB

Menurutnya, nasionalisme bisa tergerus jika negara tidak mampu menjamin hak dasar warganya, terutama hak untuk hidup layak.

“Keperluan nomor satu kan hidup. Kalau tidak bisa hidup, tidak bisa memenuhi sandang, pangan, papan, ya sudah kabur aja dulu,” ujarnya.

Namun demikian, Mahfud tetap menegaskan bahwa rasa kecewa tidak seharusnya diwujudkan dalam bentuk pernyataan yang merendahkan bangsa sendiri.

Baca juga :   Kembangkan Budidaya Lobster, Indonesia Jalin Kerjasama dengan Vietnam

“Mbak Tyas, saya marah kepada Anda menghina republik ini. Tapi saya paham apa yang Anda katakan itu karena fakta yang sering mengecewakan di tempat kita. Tapi cintailah negeri ini. Anda bisa sekolah karena Indonesia merdeka dan punya sumber daya yang bagus,” tuturnya.

Setelah menuai kritik luas, Tyas menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyebut pernyataannya lahir dari rasa kecewa, lelah, dan frustrasi pribadi sebagai warga negara Indonesia.

Dalam unggahannya, ia meminta maaf kepada masyarakat yang merasa tersakiti dan mengakui bahwa ucapannya dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap Indonesia.

Baca juga :   Inisiator Demo Pati Foto Bersama Bupati Sudewo, Husein Akui Sudah Berdamai

Polemik ini kembali memicu perdebatan publik mengenai komitmen moral penerima beasiswa negara serta tanggung jawab untuk berkontribusi dan menjaga martabat bangsa setelah memperoleh kesempatan pendidikan dari dana publik.[YKP]

Alumni LPDP Indonesia Mahfud MD
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMendikti Saintek: Beasiswa LPDP Amanah Publik, Alumni Harus Berintegritas
Next Article Hadiri Safari Ramadan, Bupati Lanosin: Tantangan Pasti Mengiringi Kemajuan Daerah
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?