RELUNG.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Empat Lawang mendapatkan keluhan dari masyarakat.
Pasalnya, makanan yang diberikan kepada anak tidak sesuai sehingga program tersebut dinilai kurang efisien.
Hal ini terungkap dalam reser anggota DPRD Muratara Dapil I di Kantor Camat Rupit, Senin (27/4/2026).
Dalam reses tersebut, Anggota DPRD Muratara, Muhammad Ruslan mengatakan, ada beberapa yang diusulkan oleh masyarakat salah satunya mengenai MBG, karena dinilai kurang bermanfaat dan menjadikan tempat korupsi.
“Ya masyarakat mengusulkan agar MBG itu dihapuskan, karena dinilai kurang efisien dan menjadi tempat korupsi berjamaah. Sebab makanan yang diberikan kepada anak tidak sesuai. Hal ini tentunya menjadi cacatan kami untuk mengusulkan ke pemerintah Pusat, agar program MBG ini dapat dikaji ulang dan supaya ditiadakan,” kata Politisi dari Fraksi Partai Amanah Nasional (PAN) ini.
Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan pelayanan PDAM yang belum maksimal dan juga untuk pembangunan jembatan mandang di Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit supaya dapat di bangun secara permanen.
Langkah yang akan diambil, masih kata Ruslan tentunya pihaknya akan memanggil pihak PDAM mengenai permasalahan air yang belum maksimal.
Karena air itu merupakan kebutuhan pokok dan juga ini didalam kawasan ibu kota Kabupaten tidak mestinya terjadi susah untuk mendapatkan air bersih.
“Kalau untuk PDAM akan kita panggil pihak PDAM, kenapa masih saja terjadi masyarakat susah mendapatkan air dan pelayanan masih belum maksimal. Padahal PDAM pasilitasnya sudah memadai,” jelasnya.
Dia menjelaskan mengenai pembangunan jembatan permanen sungai mandang. Kalau untuk sekarang pihaknya belum bisa memastikan untuk pembangunan tersebut, mengingat kondisi sekarang yang anggaran banyak dipangkas oleh pemerintah pusat.
“Yang pastinya akan kita usulkan, namun untuk pembangunannya bisa terealisasikan apa tidak pihaknya tidak tahu. Mengingat anggaran sekarang banyak dipangkas oleh Pemerintah pusat,” pungkasnya. (MLM)

