RELUNG.ID – Pasangan suami istri (Pasutri) yang merupakan pedagang cabai di Pasar Bukit Sulap kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan kehilangan uang Rp35 juta.
Uang tersebut diduga hilang dicuri oleh pelaku yang beraksi dengan modus pura-pura menjadi pembeli.
Peristiwa pencurian tersebut dialami korban Juki saat ia bersama dengan istrinya sedang berjualan pada Senin, 26 Januari 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat ini Polisi tengah melakukan penyelidikan setelah kejadian tersebut dilaporkan korban ke Polres Lubuklinggau.
“Kejadian pencurian itu terekam kamera CCTV,” kata Wandri selaku anak korban pada Kamis, (29/1/2026).
Dijelaskan, kejadian berawal saat korban bersama istrinya sedang berjualan. Lalu datang pelaku dengan memakai helm serta masker dang langsung menemui korba yang saat itu sedang melayani pembeli.
Selain itu sambung Wandri, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat datang dengan gaya yang cukup meyakinkan. Dimana pelaku datang hendak membeli cabai dan tomat dalam jumlah yang banyak.
“Dia (pelaku) mengatakan ke Bapak kalau cabai dan tomat itu rencananya mau dikirim ke Lampung,” ujarnya.
Kemudian karena merasa yakin, korban Juki bersama pelaku masuk kedalam gudang. Keduanya sempat mengobrol, dimana pelaku memesan cabai merah sebanyak 57 Kg, cabai rawit 57 Kg dan tomat 56 Kg.
“Usai ngobrol dan sepakat, lalu Bapak memasukannya kedalam nota dengan harga keseluruhan Rp 3 juta lebih,” ungkapnya.
Lalu, setelah mendengar jumlah total belanja, pelaku pamit dengan alasan ingin mengambil uang di ATM serta memberitahu keluarganya.
Namun korban tak sadar kalau uang Rp 35 juta dalam gulungan tikar di kamar gudang diduga sudah diambil pelaku
“Dia (pelaku) pergi dan pamit, dia perginya secara pelan-pelan lalu kabur,” timpalnya.
Selajutnya korban baru tersadar sekitar 10 menit usai makan. Dimana saat itu korban hendak merokok dan ketika merogoh kantong celana, ternyata rokok miliknya tidak ada. Lalu hal itu ditanyakan korban ke istrinya menanyakan keberadaan rokok miliknya.
“Setelah mencari-cari, ternyata tas berisi uang yang ada didalam gulungan tikar sudah tidak ada lagi. Bapak lalu mengecek CCTV dan dari rekaman terlihat jelas kalau orang yang hanya masuk dari awal sampai kejadian yakni terduga pelaku itu saja yang pakai helm,” bebernya.
Kejadian yang dialami korban tersebut sudah dilaporkan ke Polres Lubuklinggau.
Ditempat terpisah Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M Kurniawan Azwar melalui Kanit Pidum I PO da Suwarno menaikan pihaknya sudah menerima laporan adanya kejadian tersebut. Saat ini masih dalam penyelidikan. “Sekarang masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (NSR)

