Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Motor Warga Malang Ditemukan, Oknum Kades Diduga Minta Tebusan Rp1 Juta
Hukum

Motor Warga Malang Ditemukan, Oknum Kades Diduga Minta Tebusan Rp1 Juta

RiyadiBy Riyadi25/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pencurian, Foto : Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Seorang warga Desa Kemiri, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, diduga menjadi korban pemerasan yang dilakukan oknum kepala desa (kades) bersama perangkat desa.

Korban sebelumnya kehilangan sepeda motor Honda Supra Fit. Namun setelah motor ditemukan, keluarga korban justru diminta membayar uang sebesar Rp1 juta sebagai tebusan.

Okta (26), anak korban, mengatakan motor milik orang tuanya sudah dua kali hilang. Motor pertama hilang saat diparkir di depan rumah pada 10 Agustus 2026.

Baca juga :   Ungkap Kasus Narkoba Jenis Baru, Polda Sumsel Sita Ribuan Butir Ekstasi Yaba

Sementara motor kedua hilang pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, motor Honda Supra Fit tersebut diparkir di area kebun jeruk milik orang tuanya.

Saat mencari motor yang hilang, ayah Okta bertemu dengan kepala desa, perangkat desa, serta sejumlah orang di lokasi.

“Berhubung mereka ada di sana, bapak minta tolong untuk menghubungi keluarganya, agar bisa dijemput. Karena motornya hilang. Akhirnya adik saya menjemput bapak,” kata Okta,Jumat (25/9/2026).

Baca juga :   Viral, Pengemudi Mobil BMW di Malang Pakai Plat Palsu Nyeleneh

Keesokan harinya, keluarga Okta mendapat kabar bahwa motor tersebut telah ditemukan di wilayah Kalipare, Kabupaten Malang.

Informasi itu disampaikan salah seorang perangkat desa yang datang ke rumah korban.

Okta mengaku terkejut karena sejak awal ayahnya tidak melaporkan kehilangan motor tersebut kepada polisi maupun menunjukkan foto kendaraan kepada perangkat desa.

Baca juga :   Uang Modal Rp50 Juta Raib Dibawa Rekan Bisnis, Pengusaha Barang Rongsok Lapor Polisi

“Tapi tiba-tiba besoknya tanggal 23 September jam 09.00 pagi itu tiba-tiba perangkat desa datang ke rumah dan langsung bilang motornya ketemu di Kalipare dan minta tebusan Rp1 juta,” ujar Okta.

Menurut Okta, perangkat desa menyampaikan bahwa uang tersebut sebelumnya telah dikeluarkan oleh kepala desa untuk menebus motor.

“Katanya pakai uang Pak Kades, dan kami harus mengganti Rp1 juta,” katanya.

Baca juga :   Datangi Rumah dan Ancam dengan Pisau, Pria di Musi Rawas Bawa Kabur Ponsel Korbannya

Keluarga Okta kemudian beberapa kali mendatangi kantor desa. Sekitar pukul 13.00 WIB, motor milik orang tuanya disebut telah berada di kantor desa.

Okta bersama orang tuanya kemudian bertemu dengan kepala desa dan perangkat desa untuk menyerahkan uang pengganti sebesar Rp1 juta.

Namun, situasi disebut berubah setelah Okta merekam proses tersebut menggunakan telepon seluler.

Baca juga :   Terungkap! Ini Asal Penjambret yang Jadi Korban Tewas di Sleman

“Tapi karena tahu saya memvideo, mereka marah dan memaki bapak saya. Uang yang kami serahkan Rp1 juta, kemudian dikembalikan separuhnya Rp500 ribu,” ungkap Okta.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi.

Kasi Humas Polres Malang AKP Budiono membenarkan adanya laporan dari korban terkait dugaan tindak pidana tersebut.

Baca juga :   Korban CPNS Bodong Tolak Tawaran Rp 500 Juta, Sebut Kerugian Capai Rp 8,1 Miliar

“Korban sudah melapor, sekarang dalam penyelidikan Reskrim,” kata Budiono.

Satreskrim Polres Malang saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengusut dugaan pemerasan tersebut.[YKP]

Kades Minta Uang Tebusan Malang Motor Hilang Rp 1 Juta
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHujan Mengguyur, Kabut Asap Masih Memburuk, Dana Penanganan Karhutla Rp100 Miliar Dipertanyakan
Next Article Belum Tiga Bulan, Dua Gudang Diduga Tempat Penampungan BBM Ilegal di OKU Timur Terbakar
Riyadi

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,936 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,806 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,779 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?