Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Pelarangan TikTok di Amerika Serikat Kembali Ditunda Selama 90 Hari
Techno

Pelarangan TikTok di Amerika Serikat Kembali Ditunda Selama 90 Hari

alwiBy alwi19/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menunda penerapan larangan terhadap aplikasi media sosial populer TikTok.

Penundaan terbaru diberlakukan selama 90 hari bagi perusahaan induknya, ByteDance, untuk menyelesaikan kesepakatan divestasi.

Baca juga :   WhatsApp Uji Coba Fitur Pesan Suara untuk Panggilan Tak Terjawab

Penundaan ini merupakan yang ketiga kalinya sejak Trump menjabat kembali. Sebelumnya, ia telah memberikan masa tenggang awal selama 75 hari, yang kemudian diperpanjang satu kali sebelum penundaan terbaru ini diumumkan melalui perintah eksekutif baru.

Seperti diketahui, perpanjangan ini bermula pada tahun 2024 lalu, saat Kongres AS mengesahkan undang-undang yang mengharuskan ByteDance perusahaan asal Tiongkok untuk melepas 80 persen kepemilikan TikTok di AS kepada investor Amerika.

Mahkamah Agung AS kemudian menguatkan undang-undang tersebut, meskipun dampak langsungnya saat itu hanya berupa pemadaman layanan TikTok selama 13 jam.

Baca juga :   Realme P4x Siap Meluncur 4 Desember, Ungkap Spesifikasi Kunci dan Fokus Performa Gaming

TikTok menjadi salah satu titik panas dalam hubungan dagang AS-Tiongkok, dan Washington menganggap kepemilikan asing atas platform ini sebagai risiko terhadap keamanan nasional.

Beberapa perusahaan dan tokoh ternama dikabarkan sempat tertarik mengakuisisi sebagian kepemilikan TikTok, mulai dari Amazon hingga MrBeast, kreator konten terkemuka.

Reuters melaporkan pada April 2025 bahwa kesepakatan telah hampir tercapai antara ByteDance, para investor AS, serta pemerintah kedua negara.

Baca juga :   ColorOS 17 Dikabarkan Bakal Adopsi Elemen Desain Mirip Liquid Glass Apple

Namun, rencana tersebut batal akibat meningkatnya ketegangan dalam perang dagang antara pemerintahan Trump dan Tiongkok.

Saat ini, para investor memiliki tenggat waktu hingga pertengahan September 2025 untuk merampungkan kesepakatan baru yang sesuai dengan persyaratan hukum yang berlaku.

Meskipun divestasi telah disetujui secara prinsip oleh AS, setiap kesepakatan masih harus mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Tiongkok.

Baca juga :   HMD Global Hadirkan Ponsel Nokia ke Era Baru, Hapus Branding dan Siap Tawarkan Produk Inovatif

TikTok dipandang sebagai aset strategis, dan Beijing telah menyatakan akan meninjau dengan ketat setiap rencana penjualan teknologi algoritma yang digunakan platform tersebut.

Dalam konteks perang dagang dan persaingan teknologi antara dua negara, TikTok kini menjadi alat tawar-menawar geopolitik yang rumit. (LWM)

ByteDance Donald Trump Presiden Amerika Serikat TikTok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleCegah Hoaks dan Ujaran Kebencian, Diskominfo Prabumulih Imbau Bijak di Dunia Maya

Next Article Pemkab Muba Jadi Pelopor Tata Kelola Legal Sumur Minyak Rakyat

alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,880 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,752 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,726 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?