Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Penjualan Anjlok, Honda Motor Tutup Pabrik di China dan Pangkas Kapasitas Produksi
Otomotif

Penjualan Anjlok, Honda Motor Tutup Pabrik di China dan Pangkas Kapasitas Produksi

alwiBy alwi21/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Logo Honda. (Handout/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penjualan Honda Motor Co. di pasar Tiongkok mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Dari puncak penjualan sekitar 1,2 juta unit, kini angka tersebut merosot tajam menjadi sekitar 720.000 unit.

Baca juga :   Vivo Pad 3 Pro Terlihat di Geekbench, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Kondisi ini diperparah dengan turunnya penjualan hingga 24 persen sepanjang 2025, menjadi kurang dari 647.000 kendaraan. Angka ini hanya sekitar setengah dari capaian tahun 2023 yang mencapai 1,2 juta unit.

Dikutip dari Carscoops, seiring penurunan tersebut, Honda dikabarkan akan menutup salah satu pabrik manufakturnya di Tiongkok pada akhir Juni 2026.

Pabrik tersebut merupakan bagian dari kerja sama dengan Guangzhou Automobile Group (GAC).

Baca juga :   Targetkan 10 Ribu Pengiriman Bulan Juni, Pemesanan Xiaomi SU7 Tembus 75 Ribu

Selain itu, pabrik lain yang berada di bawah kemitraan dengan Dongfeng Motor juga berpotensi mengalami penutupan dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perubahan cepat di pasar otomotif Tiongkok, di mana permintaan kendaraan berbahan bakar bensin (Internal Combustion Engine/ICE) terus menurun.

Di sisi lain, produsen kendaraan listrik lokal semakin mendominasi pasar dan menekan produsen asing.

Baca juga :   Realme Neo7 Siap Diluncurkan 11 Desember, Hadir dengan Fitur Andalan dan Harga Terjangkau

Saat ini, Honda memiliki enam pabrik di Tiongkok melalui aliansinya dengan GAC dan Dongfeng. Namun, rencana penutupan pabrik diperkirakan akan memangkas kapasitas produksi kendaraan berbahan bakar bensin hingga setengahnya, dari 960.000 unit menjadi sekitar 480.000 unit per tahun.

Secara keseluruhan, kapasitas produksi kendaraan Honda di Tiongkok juga diproyeksikan turun dari 1,2 juta unit menjadi sekitar 720.000 unit per tahun.

Situasi ini terjadi di tengah upaya besar Honda melakukan restrukturisasi global dengan biaya mencapai 15,7 miliar dolar AS, sekaligus mempercepat peralihan ke kendaraan listrik.

Baca juga :   Hadirkan Teknologi NT2.5, Nio Perkenalkan Mobil Listrik dengan Interior Futuristik

Meski demikian, penetrasi kendaraan listrik Honda di Tiongkok diperkirakan masih akan menghadapi tantangan. Produsen lokal dinilai lebih unggul dalam hal teknologi, integrasi perangkat lunak, serta pemahaman terhadap kebutuhan konsumen domestik.

Untuk mendongkrak penjualan, Honda bahkan sempat memberikan diskon besar, termasuk potongan hingga 100.000 yuan untuk model Accord e:PHEV melalui GAC Honda.

Namun langkah tersebut belum mampu mengangkat performa penjualan secara signifikan.

Baca juga :   Aston Martin Luncurkan AMB 002 Roadster, Motor Jalan Raya Pertama dengan Serat Karbon dan Titanium

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari Honda maupun mitranya terkait penutupan pabrik. Namun para analis menilai langkah efisiensi dan restrukturisasi di Tiongkok hampir tidak terhindarkan. (LWM)

Honda Motor Penjualan Honda menurun Tiongkok
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemerintah Targetkan 4.100 ASN Pindah ke IKN Hingga 2028
Next Article Komisi V DPRD Sumsel Buka Posko Pengaduan SPMB 2026, Perketat Pengawasan Penerimaan Siswa
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,878 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?