RELUNG.ID – Polisi terus menyelidikan penemuan mayat seorang pemuda yang tewas tergeletak di depan bengkel motor di Jalan Kapten Robani Kadir, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju Palembang, Sabtu (9/8) dini hari.
Dari hasil penyelidikan, korban M Ridho (22) merupakan warga Jalan Kapten Robani Kadir, Lorong Kelinci II, RT 13, RW 04, Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang.
Kapolsek Plaju Palembang AKP Muhammad Andrian mengatakan, penemuan ini berawal dari saksi SU bersama Ketua RT mendatangi Polsek Plaju Palembang.
Kedatangan mereka ini menginformasikan adanya sesosok mayat laki-laki tergeletak di depan bengkel. Mendapati laporan tersebut, tim piket pawas, reskrim langsung mendatangi lokasi.
“Saat di lokasi, petugas mendapati sesosok mayat laki-laki berinisial MR ini,” katanya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, ditemukan luka tusuk sebanyak 16 luka, yakni di tangan kiri lima tusuk, punggung lima tusuk, di dada sebelah kiri atas dua tusukan, dan rahang kiri sebanyak dua tusukan. Selain itu, dia juga mengakui terdapat luka tembak yang diduga dari senapan angin.
“Anggota kita terus mendalami untuk menemukan bukti-bukti yang merujuk ke pelaku pembunuhan. Untuk motif belum diketahui, hanya saja melihat dari luka ini kasus pembunuhan,” pungkasnya.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan forensik korban M Ridho ini diduga tewas 8 jam sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Mohammad Hasan Polda Sumsel. Hal ini diungkapkan Dokter Forensik, dr Indra Nasution.
Dari hasil autopsi ditemukan luka tembak di kepala, serta belasan luka tusuk di tubuh korban. “Penyebab kematiannya sudah jelas dibunuh jadi tidak perlu melakukan autopsi bagian dalam,” katanya.
Luka tembak ini, pertama di area daun telinga diduga tembus, di pipi korban. Untuk proyektil di bagian pipi tidak bisa lagi diambil. “Proyektilnya pecah jadi tidak bisa diangkat secara utuh,” ujarnya.
Saat ini, pihaknya sudah menyerahkan jasad korban ke keluarga untuk dimakamkan. “Jasad almarhum sudah kita serahkan untuk dibawah oleh keluargannya,” pungkasnya. (DNP)

