Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Purbaya Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II 2026, Diproyeksikan Stabil Tahun Depan
Bisnis

Purbaya Optimistis Rupiah Menguat pada Semester II 2026, Diproyeksikan Stabil Tahun Depan

alwiBy alwi11/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi uang rupiah. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan menunjukkan penguatan secara bertahap pada paruh kedua tahun 2026.

Proyeksi tersebut didasarkan pada membaiknya kondisi ekonomi global serta penguatan koordinasi kebijakan ekonomi di dalam negeri.

Baca juga :   Menjelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Melonjak Tajam

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Rabu (10/6/2026), Purbaya mengatakan tekanan terhadap rupiah yang terjadi selama ini lebih banyak dipengaruhi faktor eksternal, termasuk meningkatnya ketidakpastian global dan sentimen risk-off di pasar keuangan internasional.

Selain itu, tekanan juga berasal dari faktor domestik seperti kondisi transaksi berjalan dan transaksi finansial yang turut memengaruhi pergerakan nilai tukar.

Meski demikian, pemerintah meyakini berbagai langkah kebijakan yang telah ditempuh akan mampu menjaga stabilitas rupiah dan memperkuat fundamental ekonomi nasional.

Baca juga :   Bea Cukai Dievaluasi Total, Menkeu Soroti Penyimpangan Impor

“Rupiah diperkirakan akan kembali menguat secara bertahap pada semester II 2026,” ujar Purbaya dalam rapat tersebut.

Menurutnya, sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional. Pemerintah juga terus mendorong perbaikan tata kelola Devisa Hasil Ekspor (DHE) guna meningkatkan pasokan valuta asing di dalam negeri.

Selain itu, upaya pendalaman pasar keuangan serta meningkatnya kepercayaan investor diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan bagi penguatan nilai tukar rupiah.

Baca juga :   Turun Rp3 Ribu, Harga Emas Antam Masih Tertinggi

Pemerintah telah menetapkan asumsi nilai tukar rupiah dalam rentang Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS pada tahun 2027.

Proyeksi tersebut tercantum dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) yang menjadi dasar penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Purbaya menjelaskan, stabilitas rupiah pada tahun depan juga didukung oleh proyeksi membaiknya kondisi ekonomi global.

Baca juga :   Rupiah Melemah, Jumat Pagi Tembus Rp17.600 per Dolar AS

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pemerintah adalah potensi meredanya ketegangan geopolitik internasional, termasuk hubungan antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurutnya, kondisi geopolitik yang lebih kondusif berpeluang mendorong pemulihan aktivitas ekonomi dunia dan menciptakan sentimen positif bagi pasar keuangan global.

“Dengan berbagai faktor pendukung tersebut, pemerintah memperkirakan nilai tukar rupiah pada 2027 akan tetap terjaga dalam kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS,” kata Purbaya.

Baca juga :   Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan, Purbaya Pamer Kolam Ikan dan Ajak Warganet Mancing

Pemerintah berharap stabilitas nilai tukar dapat mendukung iklim investasi, menjaga daya saing ekonomi nasional, serta memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh tantangan.

2027 Menteri Keuangan Nilai tukar rupiah Rupiah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKenaikan Harga Pertamax Picu Gelombang Aksi Mahasiswa
Next Article Keluarga Pasien Adukan Dugaan Malapraktik RSUD Tulus Ayu ke Polda Sumsel, Soroti Dugaan Salah Diagnosis
alwi

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,863 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,738 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,711 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?