Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Ramai Isu Blacklist Pekerja Indonesia di Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Benar


Regional

Ramai Isu Blacklist Pekerja Indonesia di Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Benar



RiyadiBy Riyadi16/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Tangkapan layar video pesilat PSHT membentangkan bendera di Jepang. (Istimewa/instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Isu yang menyebut Jepang akan melakukan blacklist terhadap pekerja asal Indonesia ramai diperbincangkan di media sosial. Video yang memicu kekhawatiran itu diunggah oleh akun TikTok @isuul14 dan telah ditonton lebih dari 4,1 juta kali, dengan sekitar 250 ribu likes.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tertulis pernyataan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun terakhir bagi WNI untuk bisa bekerja di Jepang.

“Indonesia mau di-blacklist & 2026 jadi kesempatan terakhir ke Jepang!” demikian narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut.

Baca juga :   Truk Istimewa Milik Keluarga Pejabat dalam Insiden Jembatan Muara Lawai: Debu, Jalan Rusak sampai Surat Fiktif

Video ini langsung memicu banyak kekhawatiran, terutama dari warganet yang tengah mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang.

Menanggapi isu tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari Pemerintah Jepang terkait rencana blacklist terhadap pekerja Indonesia.

“Sampai dengan saat ini tidak ada pernyataan Pemerintah Jepang yang disampaikan ke KBRI Tokyo terkait daftar hitam yang ramai didiskusikan di media sosial,” ujar Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, Selasa (15/7/2025).

Baca juga :   Rentetan Dugaan Pelanggaran Lingkungan Hingga Konflik Lahan, Aktivis Desak Aparat Setop Operasional Tambang Mustika Indah Permai

Muhammad Al Aula menegaskan, hingga saat ini Jepang masih membutuhkan tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.

Pemerintah Jepang dan Indonesia juga rutin mengadakan pertemuan resmi untuk membahas kerja sama ketenagakerjaan dan mendukung program “Inisiatif Penerimaan Warga Negara Asing dan Terwujudnya Masyarakat yang Hidup Berdampingan dan Harmonis.”

KBRI Tokyo juga memberikan klarifikasi terkait kabar bahwa sejumlah tindak pidana, seperti pencurian, menjadi alasan blacklist. KBRI mengakui ada beberapa laporan tindak pidana yang ditangani oleh otoritas Jepang sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca juga :   Peringati HUT ke-1343 Palembang, 32 Tim ASN Adu Skill di Kejuaraan Padel Eksekutif

Namun, untuk isu-isu non-kriminal seperti latihan bela diri di jalan umum yang sempat viral di media sosial, KBRI Tokyo menegaskan tidak pernah menerima laporan resmi dari Pemerintah Jepang terkait hal tersebut.

KBRI Tokyo mengimbau seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang agar senantiasa mematuhi aturan hukum yang berlaku serta menjaga etika dan budaya setempat.

“KBRI mengimbau seluruh warga negara Indonesia di Jepang agar selalu menghormati nilai, budaya, etika, dan mematuhi hukum yang berlaku di Jepang,” tutup pernyataan KBRI Tokyo.[YKP]

Blacklist di Jepang KBRI Tokyo Pekerja Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleEdarkan Narkoba di Pagar Alam, Ateng Diciduk Polisi
Next Article Bupati Muba Dukung Pembentukan BNNK: Komitmen Perangi Narkoba, Selamatkan Generasi Muda
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,747 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?