RELUNG.ID- Pakar telematika Roy Suryo membantah beredarnya tangkapan layar percakapan WhatsApp yang mengatasnamakan Tifauzia Tyassuma terkait permintaan restorative justice (RJ) kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
“Chat tersebut tidak ditulis oleh Dokter Tifa dan itu hoaks,” tegas Roy, Jumat (27/3/2026).
Roy Suryo menuding pesan palsu itu dibuat oleh kelompok yang ia sebut “Ternak si Mul” (Termul), istilah yang kerap digunakan untuk menyebut pihak yang dianggap sebagai pendukung Jokowi.
Ia menduga, modus yang digunakan adalah membuat percakapan palsu lalu menyebarkannya untuk menciptakan kesan seolah-olah benar terjadi.
“Ini modus untuk memecah belah. Mereka membuat WA palsu, lalu menyebarkannya ke berbagai pihak,” ujarnya.
Roy juga mengklaim nomor yang digunakan dalam percakapan tersebut bukan milik Dokter Tifa. Ia menyebut nomor itu baru diaktifkan dan tidak memiliki keterkaitan dengan lingkaran dekat Tifa maupun tim kuasa hukumnya.
Secara terpisah, Dokter Tifa juga telah membantah isu bahwa dirinya mengajukan restorative justice kepada Jokowi.
Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan sengaja digulirkan untuk membentuk opini publik.
“Saya klarifikasi bahwa itu tidak betul,” ujarnya dalam konferensi pers.
Kuasa hukumnya, Abdullah Alkatiri, turut membantah isu tersebut. Bahkan, ia menyebut pihaknya justru pernah mendapat ajakan untuk datang ke Solo, bukan sebaliknya.
Sementara itu, Ketua relawan Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan, sebelumnya memang mendorong agar Dokter Tifa mempertimbangkan langkah restorative justice.
Ia menilai langkah tersebut bisa menjadi solusi terbaik, tidak hanya bagi Dokter Tifa secara pribadi, tetapi juga bagi keluarganya.[YKP]

