Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»RSMH Palembang Akui Ada Kekerasan Dialami Dokter PPDS Anestesi Unsri, Pelaku Dinonaktifkan
Regional

RSMH Palembang Akui Ada Kekerasan Dialami Dokter PPDS Anestesi Unsri, Pelaku Dinonaktifkan

alwiBy alwi23/04/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Direktur Utama RSMH, dr Siti Khalimah saat memberikan keterangan resmi. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pihak RSMH Palembang membenarkan adanya insiden kekerasan yang dilakukan Dokter konsulen berinisial Ys terhadap peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Sriwijaya berinisial S.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (20/4/2025) di ruang ICU RSMH Palembang.

Baca juga :   Evaluasi Layanan JKN, Ketua Dewas BPJS Sidak ke RSMH Palembang

Direktur Utama RSMH, dr Siti Khalimah mengatakan pasca kejadian YS dinonaktifkan dari tugasnya.

“Dari hasil investigasi dr YS mengakui perbuatannya telah melakukan kekerasan terhadap peserta PPDS Anestesi Unsri berinisial S,”kata Khalifah dihadapan awak media dalam pres rilis di Gedung Administrasi RSMH Palembang, Rabu (23/4).

Dari hasil investigasi kata Khalifah, kekerasan terhadap PPDS ini sudah terjadi sejak Tahun 2019.
Pelakunya dr Ys telah melakukan pelanggaran kode etik dan akademik kepada PPDS (mengkalungkan tulisan yang bersifat melecehkan.

Baca juga :   Wali Kota Palembang Ingatkan ASN Jangan Bolos Kerja Usai Libur Panjang Lebaran Idulfitri

“Dari sini pihak Rektorat Unsri melalui Fakultas Kedokteran melarang yang bersangkutan untuk mengajar, membimbing mahasiswa, mengasuh mata kuliah dan melibatkan PPDS dalam pelayanan bila Konsulen tersebut yang bertugas,”jelas Khalifah.

Dijelaskan Khalifah, di tahun 2023, Konsulen tersebut juga sudah dikenakan sanski hukuman disiplin oleh Direktur Utama RS Mohammad Hoesin Palembang karena melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Peraturan Pemerintah.

Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeriksaan Konsulen tersebut melakukan tiga jenis perundungan.

Baca juga :   Polisi Selidiki Dugaan Keracunan MBG di SDN 178 Palembang



1. Perundungan verbal yaitu berkata kasar dan merendahkan seperti bodoh, benturkan saja kepalamu ke dinding.

2. Perundungan Fisik yaitu melempar benda mencubit, menonjok, menempeleng, mencubit dan menendang.

3. Perundungan Non-Verbal dan Non-Fisik Seperti mengabaikan dan mengucilkan PPDS yang mengalami depresi, minum obat dan sempat berpikir untuk berhenti menjadi PPDS.

Baca juga :   RSMH Lakukan Investigasi Terkait Kekerasan PPDS Unsri

“Dan berdasarkan hasil penelusuran menunjukkan bahwa tidak hanya PPDS yang menjadi korban. Namun, juga sebagian besar perawat di ICU pernah mengalami perundungan verbal yang dilakukan oleh Konsulen tersebut,” terang Khalifah.

Terakhir, kejadian terbaru pada Minggu 20 April 2025, Konsulen melakukan kekerasan fisik terhadap PPDS berupa penendangan ke arah selangkangan yang mengenai organ kemaluan (testis) sehingga terjadi hematom testis sebelah kiri.

“Saat ini yang bersangkutan dinonaktifkan dari kegiatan pelayanan dan Pendidikan di RS Mohammad Hoesin Palembang,” pungkasnya. (FZP)

Direktur Utama RSMH dr Siti Khalimah Kekerasan PPDS Anestesi Unsri RSMH Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTahun Ini, REI Prabumulih Targetkan Bangun Rumah Subsidi 3.000 Unit
Next Article Presiden Prabowo Tanam Padi Pakai Drone di Sumsel, Targetkan Indonesia Jadi Lumbung Pangan Dunia
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,905 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,778 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,750 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?