Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Salinan Ijazah Jokowi Disebar di Media Sosial, Publik Diminta Telaah Secara Cermat
Politik

Salinan Ijazah Jokowi Disebar di Media Sosial, Publik Diminta Telaah Secara Cermat

RiyadiBy Riyadi10/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Salinan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kini disebarluaskan melalui media sosial. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Salinan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kini disebarluaskan melalui media sosial. Publik pun diminta menelaah dokumen tersebut secara cermat dan tidak bersandar pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi mengatakan, dirinya membagikan salinan ijazah tersebut melalui akun media sosial pribadi agar masyarakat dapat mengakses langsung dokumen yang sama tanpa perantara.

“Saya memutuskan membagikan ini di media sosial saya. Artinya, kalau mau meneliti, jangan pakai dokumen yang dibuat atau diedarkan pihak lain,” ujar Bonatua saat ditemui di KPU RI, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Baca juga :   Dokter Tifa Bacakan Eksepsi di Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Jokowi

Bonatua menilai dokumen tersebut dapat menjadi bahan diskusi publik sepanjang dibahas secara ilmiah dan tidak disertai tudingan yang tidak berdasar.

“Mari berbicara dengan gaya peneliti, tetapi jangan sembarangan menuduh,” tegasnya.

Ia juga menilai keterbukaan salinan ijazah Jokowi memunculkan perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Menurut Bonatua, publik kini terbagi ke dalam tiga kelompok, yakni pihak yang meyakini ijazah tersebut ada dan asli, kelompok yang masih ragu, serta kelompok yang tidak mempercayainya.

Baca juga :   PSI Sebut PDIP Kesulitan Menang Usai Berpisah dengan Jokowi

Bonatua berharap publikasi dokumen tersebut dapat mendorong diskusi berbasis fakta empiris.

“Kami mencoba menawarkan pendekatan fakta empiris. Karena saya peneliti, inilah yang saya sebut sebagai hasil fakta empiris,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bonatua mengungkapkan bahwa akses terhadap salinan ijazah Jokowi diperoleh melalui proses sengketa informasi di Komisi Informasi Publik (KIP). Sebelumnya, Keputusan KPU Nomor 731 menyatakan sejumlah dokumen persyaratan pasangan calon presiden dan wakil presiden dikecualikan dari akses publik.

Baca juga :   NasDem Masih Berburu Nama untuk Pilkada Sumsel Meski Ada Herman Deru

“Dokumen itu saya sengketakan di Komisi Informasi Publik. Prosesnya enam kali persidangan sejak November hingga akhirnya KIP memutuskan saya menang,” jelasnya.

Dari hasil putusan tersebut, Bonatua menerima salinan ijazah dari KPU RI tanpa sensor pada sembilan item informasi.

Meski demikian, Bonatua mengingatkan adanya keterbatasan dalam menganalisis salinan dokumen tersebut, termasuk untuk kepentingan uji forensik, usia kertas, maupun usia tinta.

Baca juga :   Video Mandi Disebar dan Diancam, Wanita di Palembang Lapor ke Polisi

“Hal itu perlu diingat. Jangan meneliti ke wilayah tersebut menggunakan sampel ini agar tidak menimbulkan fitnah,” katanya.

Ia pun berharap polemik mengenai ijazah Presiden Jokowi dapat segera diakhiri seiring dengan dibukanya salinan dokumen tersebut kepada publik.

“Perjuangannya memang panjang, tetapi saya berterima kasih kepada KPU. Mari kita selesaikan persoalan ini,” pungkas Bonatua.[YKP]

Disebar Ijazah Jokowi Medsos Salinan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKonflik Sule dan Teddy Pardiyana Memanas, Gugatan Ahli Waris Lina Jubaedah Berlanjut
Next Article 208 Calon Jemaah Pagar Alam Siap Diberangkatkan ke Tanah Suci, Dua Orang Undur Diri
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,892 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,765 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,737 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?