RELUNG.ID- Sopir Toyota Alphard yang sebelumnya viral setelah merusak sepeda motor milik pengemudi ojek pangkalan (opang) di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, akhirnya meminta maaf kepada korban.
Korban diketahui bernama Mulyadi (53). Aksi pengemudi Alphard tersebut sebelumnya terekam video dan viral di media sosial setelah ia terlihat memukul sepeda motor Mulyadi menggunakan batu.
Setelah kejadian, anak Mulyadi, Pras (26), sempat menanyakan langsung alasan pengemudi Alphard melakukan perusakan tersebut.
Menurut Pras, pelaku mengaku sedang mengalami banyak masalah dan stres sehingga melampiaskan emosinya kepada sang ayah.
“Tadi saya sempat tanya juga, memang karena dia bilang sedang banyak pikiran, banyak masalah,” ungkap Pras saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (18/8/2026).
Setelah video aksinya viral dan mendapat perhatian publik, pengemudi Alphard tersebut kemudian mendatangi rumah Mulyadi.
Kedatangan itu dilakukan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada korban.
Momen pertemuan tersebut turut dibagikan Auditor Kepolisian Madya Tingkat II Itwasum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, melalui akun Instagram miliknya.
Dalam pertemuan tersebut, pelaku terlihat berjabat tangan dengan Mulyadi. Ia juga menyampaikan penyesalan atas perbuatannya.
“Maaf ya Pak atas kesalahan saya. Tolong jangan dendam ke saya ya, Pak,” ujar pelaku kepada Mulyadi.
Pelaku juga menyatakan kesiapannya bertanggung jawab atas kerusakan sepeda motor milik korban.
Ia mempersilakan Mulyadi memperbaiki sendiri sepeda motornya atau menyerahkannya kepada pihak yang akan ditunjuk untuk diperbaiki.
“Kerusakan motor nanti saya akan ganti. Saya akan bawa atau nanti mau Bapak benerin sendiri terserah, saya tanggung jawab. Saya mohon maaf, tolong dimaklumi,” katanya.
Pelaku mengatakan kedatangannya ke rumah Mulyadi merupakan bentuk iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Ia mengaku tidak ingin perbuatannya berdampak lebih luas terhadap lingkungan maupun pihak lain.
“Kalau saya tidak niat minta maaf, buat apa saya ke mari. Soalnya saya juga tidak mau lingkungan saya kena imbas dari saya,” pungkasnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi pengemudi Alphard merusak sepeda motor Mulyadi menggunakan batu beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, pengemudi Alphard yang mengenakan pakaian merah terlihat menghantam bagian depan motor korban. Mulyadi tampak hanya menyaksikan motornya dirusak.
Peristiwa tersebut kemudian mendapat perhatian kepolisian. Polisi melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah pihak untuk mendalami kejadian tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, aksi perusakan diduga dipicu mobil Alphard yang terserempet sepeda motor hingga mengenai bagian spion. Pengemudi mobil disebut tidak terima dengan kejadian tersebut.
Kini, kedua pihak memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Sopir Alphard juga telah menyatakan kesanggupannya mengganti kerusakan motor milik Mulyadi.[YKP]

