RELUNG.ID- Alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, tengah menjadi sorotan publik usai pernyataannya soal kewarganegaraan anak.
Dalam video yang diunggahnya, Tyas mengungkapkan kebahagiaan setelah anaknya resmi menjadi warga negara Inggris melalui proses naturalisasi. Namun, pernyataannya yang menyebut, “Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat,” memicu polemik di tengah masyarakat.
Sorotan publik kemudian mengarah kepada sang suami, Arya Pamungkas Iwantoro, yang juga merupakan alumni LPDP.
Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyebut Arya bersikap kooperatif dan memahami polemik yang terjadi.
“Saudara AP ini kooperatif, memberikan seluruh data dan memahami terjadi polemik, dan tentunya secara tidak langsung juga yang bersangkutan sedih juga atas polemik yang kemudian muncul akibat tindakan dari istrinya,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Arya disebut telah setuju untuk mengembalikan dana beasiswa LPDP yang diterimanya, termasuk bunga.
“Dirut LPDP sudah bicara dengan suami terkait, dan dia sepertinya sudah setuju untuk mengembalikan uang yang dia pakai dari LPDP ini termasuk bunganya,” kata Purbaya.
Arya Iwantoro merupakan lulusan S-1 Teknik Kelautan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2013.
Ia kemudian melanjutkan studi magister di Utrecht University, Belanda, dan meraih gelar Master of Science (M.Sc.) pada 2016 melalui beasiswa LPDP.
Di kampus yang sama, Arya menempuh pendidikan doktoral dan lulus pada 2022 dengan gelar Ph.D. Disertasinya berjudul “Morphodynamics of Channel Networks in Tide-Influenced Deltas.”
Usai menyelesaikan studi doktoralnya, Arya menjalani penelitian postdoktoral di University of Exeter, Inggris, pada 2022 hingga 2024.
Sejak Januari 2025, ia tercatat sebagai Senior Research Consultant di School of Biological and Marine Sciences, University of Plymouth, Inggris.
Arya diketahui berasal dari keluarga birokrat. Ayahnya, Syukur Iwantoro, pernah menjabat sebagai Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian.
Namun, di tengah polemik yang berkembang, akun LinkedIn milik Arya Iwantoro dilaporkan sudah tidak dapat diakses.
Kasus ini masih menjadi perhatian publik, terutama terkait komitmen pengembalian dana beasiswa yang bersumber dari dana abadi pendidikan dan pajak masyarakat.[YKP]

