Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Terancam Masuk Penjara, Budiman Nangis Histeris Minta Maaf ke Orangtuanya
Hukum

Terancam Masuk Penjara, Budiman Nangis Histeris Minta Maaf ke Orangtuanya

alwiBy alwi03/07/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Terdakwa Budiman saat bersujud di kaki orangtuanya karena telah mengancam akan membunuh mereka. (Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Saat itu terdakwa Budiman baru pulang ke rumah kedua orang tuanya. Kemudian, terdakwa segera meminta sejumlah uang untuk membeli rokok, namun tidak diberikan oleh orangtuanya.

Seketika Budiman marah dan mengancam akan membunuh orangtuanya. Bahkan, terdakwa membawa sebilah parang sambil melayangkan parangnya ke lantai dan berkata ‘ku bunuh kamu’.

Baca juga :   YouTube Bakal Tindak Pengguna VPN untuk Layanan Premium

Kemarahan Budiman pun berlanjut hingga keesokan harinya. Di pagi hari, Budiman kembali meminta ibunya bernama Tuti membelikan rokok. Karena tidak punya uang, Tuti hanya membelikan 6 batang rokok untuk anaknya tersebut.

Setibanya dari warung, Tuti kembali menjadi korban kemarahan karena hanya membelikan 6 batang rokok. Hal ini kembali membuat terdakwa marah.

Bahkan, dengan memegang tombak ikan, terdakwa kembali mengancam akan membunuh sang ibu. Namun, suasana tersebut dilerai oleh ayahnya.

Baca juga :   Polda Sumsel Raih 10 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Piala Panglima TNI, 2 Emas 5 Perak dan 3 Perunggu

Karena merasa takut, orangtuanya pergi ke Polsek Teluk Gelam untuk melaporkan perbuatan anaknya.

1 2
Kasus pengancaman pembunuhan Kejari OKI RJ
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKetua KPU Hasyim Asy’ari Dipecat Diduga Tindakan Asusila
Next Article Kapolrestabes Palembang Beri Ultimatum untuk Penangkapan Pelaku Pembunuhan Pegawai Koperasi
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,907 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,779 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,752 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?