Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Terseret Kasus Transfer Pricing, Saham Wilmar dan Sinar Mas Turun
Bisnis

Terseret Kasus Transfer Pricing, Saham Wilmar dan Sinar Mas Turun

ADMINBy ADMIN28/05/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Saham perusahaan agribisnis global Wilmar International yang tercatat di Bursa Singapura melemah setelah mencuat dugaan praktik transfer pricing ekspor crude palm oil (CPO) yang diungkap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pada perdagangan Kamis (28/5/2026), saham Wilmar tercatat anjlok 3,98 persen menjadi 3,38 dolar Singapura.

Baca juga :   Produksi Batu Bara Sumsel Terancam Turun, Larangan Truk di Jalan Umum Jadi Pemicu Utama

Tekanan juga terjadi pada saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) yang turun Rp175 atau 3,35 persen ke posisi Rp5.050 pada perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Kamis (28/5/2026).

Penurunan saham tersebut terjadi setelah Purbaya mengungkap seluruh perusahaan CPO yang masuk dalam sampel pemeriksaan Kementerian Keuangan terindikasi melakukan praktik transfer pricing melalui ekspor.

Perusahaan-perusahaan besar yang menjadi sorotan dalam pemeriksaan itu di antaranya grup usaha Wilmar dan Grup Sinar Mas.

Baca juga :   Gubernur Sumsel Siapkan WFH ASN, Antisipasi Krisis BBMSehari

Praktik transfer pricing sendiri merupakan penetapan harga transaksi antara perusahaan yang memiliki hubungan afiliasi atau hubungan istimewa.

Purbaya mengatakan, sampel pemeriksaan diambil secara acak terhadap 10 perusahaan CPO terbesar di Indonesia berdasarkan dokumen pengapalan ekspor.

“Saya ambil 10 terbesar, semuanya melakukan hal itu. Jadi boleh dipastikan semuanya melakukan hal itu. Jadinya saya random,” ujar Purbaya di kompleks DPR/MPR, Senin (25/5/2026).

Baca juga :   Bitcoin Masih Stabil di Rp1,6 Miliar, Janji Trump Butuh Waktu untuk Diwujudkan

Indikasi transfer pricing ditemukan setelah Kementerian Keuangan membandingkan harga ekspor barang dari Indonesia dengan harga barang yang sama di negara tujuan.

Meski demikian, Purbaya belum dapat memastikan besaran kerugian negara akibat praktik tersebut. Ia menyebut potensi kerugian negara sangat besar apabila seluruh transaksi ekspor diperiksa secara menyeluruh.

“Ya pasti lebih besar, karena kan itu hanya sedikit, hanya tiga kapal,” katanya.

Baca juga :   Dasco: Izin Konser Wajib Lampirkan Bukti Pelunasan Royalti Lagu

Menurut dia, 10 perusahaan tersebut kini masih dalam proses penyelidikan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sementara Kejaksaan Agung juga disebut telah bergerak menindaklanjuti temuan tersebut.

Purbaya juga mengungkap modus yang digunakan yakni memanfaatkan perusahaan cangkang di Singapura untuk memainkan harga ekspor.

“Kirim ke Singapura, pakai perusahaan trading, mana perusahaannya dia sendiri. Dari sini ke sana, ke tujuannya dengan harga yang dua kali lipat atau lebih. Ada yang 200 persen, ada yang 4 kali lipat,” ujarnya.

Baca juga :   Pembiayaan Pinjol Tembus Rp 84,66 Triliun per Juli 2025

Sejumlah perusahaan yang disebut dalam penyelidikan tersebut antara lain PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Multimas Nabati Asahan, dan PT Energi Unggul Persada yang tergabung dalam grup usaha Wilmar.

Selain itu terdapat PT Kutai Refinery Nusantara dan PT Sari Dumai Sejati yang tergabung dalam grup Royal Golden Eagle, serta Musim Mas dan PT Intibenua Perkasatama.

Pemeriksaan juga menyasar Grup Sinar Mas, di antaranya PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR), PT Sumber Indah Perkasa, dan PT Ivo Mas Tunggal.

Berikut daftar 10 perusahaan yang masuk dalam sampel pemeriksaan Kementerian Keuangan:

  1. Wilmar Nabati Indonesia
  2. Kutai Refinery Nusantara
  3. Sari Dumai Sejati
  4. Musim Mas
  5. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk
  6. Sumber Indah Perkasa
  7. Intibenua Perkasatama
  8. Ivo Mas Tunggal
  9. Multimas Nabati Asahan
  10. Energi Unggul Persada (KPB)
Sinar Mas Agro Resources and Technology Transfer Pricing Wilmar Internasional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Pengedar Sabu di Tanjung Raja Ogan Ilir Diringkus, Teknik Undercover Buy Masih Jadi Andalan
Next Article Ganggu Aktivitas Belajar, TPS Liar di Kali Serayu Lubuklinggau Bakal Ditutup
ADMIN

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202612 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,849 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,724 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,695 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?