RELUNG.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat hingga 29 September 2025, realiasi pajak daerah baru mencapai Rp1,112 triliun.
Angka tersebut baru sekitar 68,16 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,632 triliun.
Hal ini diungkapkan Kepala Bapenda Palembang, Marhaen didampingi Kepala Bidang Penagihan Perencanaan dan Pembinaan Pendapatan Daerah, Betha Yudha, Selasa (30/9/2025).
Marhaen mengatakan, pihaknya terus berupaya maksimal untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah, terutama dari sektor-sektor pajak yang capaian realisasinya masih di bawah 70 persen.
“Kami akan terus melakukan inovasi dan intensifikasi pajak di sisa waktu tiga bulan terakhir tahun ini,” katanya.
Dia juga merincikan, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah terealisasi Rp222,69 miliar atau 84,04 persen dari target Rp265 miliar. Sementara BPHTB tercatat baru menyumbang Rp141,16 miliar atau 50,42 persen dari target Rp280 miliar.
Adapun pajak dengan realisasi tertinggi berasal dari Pajak Penerangan Jalan (non PLN) yang telah mencapai 87,76 persen. Sementara pajak dengan realisasi terendah tercatat dari Pajak Sarang Burung Walet, baru menyentuh 13,69 persen.
Marhaen menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengejar target, seperti memperluas basis pajak, melakukan penagihan aktif kepada wajib pajak yang menunggak, hingga meningkatkan layanan digital agar pembayaran pajak makin mudah.
“Kami optimistis target pendapatan bisa terus meningkat hingga akhir tahun, tentunya dengan dukungan dari masyarakat dan wajib pajak,” pungkasnya. (DSK)

