Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Usut Video Viral Bayi Meninggal Usai di Rawat RS AR Bunda, Dinkes Prabumulih Lakukan Investigasi
Regional

Usut Video Viral Bayi Meninggal Usai di Rawat RS AR Bunda, Dinkes Prabumulih Lakukan Investigasi

alwiBy alwi26/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Video bayi meninggal usai dirawat di RS AR Bunda Prabumulih. (tangkapan layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sebuah video bayi berusia empat bulan meninggal dunia usai dirawat di Rumah Sakit (RS) AR Bunda Prabumulih kini viral di media sosial.

Pasalnya, keluarga bayi tersebut menuding adanya unsur kelalaian tenaga medis hingga menyebabkan bayi tersebut meninggal dunia.

Baca juga :   Belum Ditemukan di Sumsel, Dinkes Tekankan Kewaspadaan Dini terhadap Virus Nipah

Ibu bayi, Sumarni (36) menceritakan, kejadian ini bermula pada 6 November 2025. Saat itu, ia membawa anaknya ke IGD RS AR Bunda Prabumulih karena demam tinggi. Setelah mendapat penanganan awal, sang bayi kemudian dirawat inap selama enam hari, namun kondisi justru tidak membaik.

Selama masa perawatan, demam sang bayi tidak turun, sementara perutnya terlihat kembung dan membesar. Sumarni mengaku telah menyampaikan kondisi ini kepada tenaga medis, namun respons yang diterima dinilai tidak maksimal.

“Pelayanan yang kami terima tidak maksimal. Wajar kalau kami menduga ada unsur kelalaian,” ungkapnya kala dibincangi awak media.

Baca juga :   Arif Jamali Muis Ajak Umat Sikapi Perbedaan Idulfitri dengan Toleransi

Sumarni juga menyebut bahwa anaknya mengalami kejang sebanyak tiga kali, tetapi tidak segera mendapat penanganan serius. Baru setelah keluarganya menyampaikan protes, barulah bayi ditangani dan dibawa ke ruang PICU.

Saat itu, kondisi terus memburuk, bayinya tersebut kemudian dirujuk ke RS Bari Palembang. Setelah menjalani perawatan selama empat hari, bayi itu akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RS AR Bunda Prabumulih, dr Harry Wahyudi Sp.Rad, MARS, saat dikonfirmasi tidak menampik adanya keluhan keluarga pasien itu.

Baca juga :   Telkomsel Gelar Program THR Lebaran, Pelanggan Berpeluang Menang Motor hingga Gadget

“Info terkait ini sudah masuk. Saya belum bisa memberi konfirmasi atau penjelasan apa pun sementara ini. Nanti setelah ada hasil follow up akan kami sampaikan,” jelasnya singkat.

Saat ini RS AR Bunda Prabumulih sudah melakukan penelusuran internal mengenai kronologi dan dugaan kelalaian dalam penanganan pasien bayi tersebut.

Ditempat yang sama, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkot Prabumulih dipimpin langsung Plt Kadinkes Djoko sudah melakukan investigasi pada pihak RS AR Bunda dan pemeriksaan terhadap belasan tenaga medis yang bertugas pada saat itu, Senin (24/11/2025).

Baca juga :   Ditpolairud Polda Sumsel Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Solar Ilegal di Sungai Musi, Lima Pelaku Ditangkap

Usai mendapatkan klarifikasi di rumah sakit tersebut, Dinkes Prabumulih pada Selasa 25 November besok akan ke RS.BARI Palembang untuk melakukan investigasi untuk mendapatkan klarifikasi.

“Biarkan sementara ini kami bekerja, setidak nya tiga hari ya, nanti pada hari kamis kami akan gelar pres realese bersama kawan media,” ucapnya.

Disinggung soal sanksi apa bila terbukti adanya kelalaian dari RS AR Bunda, Djoko mengatakan pasti ada sanki tegas.

Baca juga :   Banjir Melanda 13 Kecamatan di Kota Palembang, Warga Pasrah Akibat Meluapnya Sungai Musi

“Tapi sebaliknya bila tidak ada, dalam kasus ini mari kita ambil khikmahnya agar makin jadi motivasi pihak rumah sakit untuk lebih baik lagi meningkatkan pelayanan dan sama-sama membangun komunikasi yang baik dan edukasi antar para medis juga keluarga pasien,” tutupnya. (SMP)

Bayi meninggal dunia Dinkes Prabumulih RS AR Bunda Prabumulih
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeringati Hari Guru Nasional, DPRD PALI Beri Penghormatan untuk ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’
Next Article Bisnis Narkoba, IRT di Musi Rawas Ditangkap Usai Transaksi
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,973 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,844 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,817 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?