RELUNG.ID– Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah video aktivitas pertandingan badminton di dalam gedung tersebut viral di media sosial.
Video berdurasi 14 detik yang beredar memperlihatkan sejumlah orang tengah bermain badminton di dalam gedung dengan lapangan berwarna hijau.
Kemunculan video tersebut sempat menimbulkan anggapan bahwa gedung Kopdes Merah Putih telah dialihfungsikan menjadi lapangan badminton.
Namun, Pemerintah Desa (Pemdes) Sikanco membantah anggapan tersebut.
Sekretaris Desa Sikanco, Atik Setiawan, membenarkan bahwa pertandingan badminton memang digelar di gedung Kopdes Merah Putih. Namun, menurutnya, kegiatan tersebut hanya bersifat sementara dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat desa.
“Kegiatan tersebut bukan mengubah gedung koperasi jadi lapangan badminton, itu hanya untuk kegiatan perlombaan dalam HUT RI tingkat desa,” kata Atik saat dihubungi, Senin (10/8/2026).
Pertandingan badminton tersebut berlangsung pada 4 hingga 7 Agustus 2026. Pesertanya merupakan perwakilan warga dari seluruh dusun yang ada di Desa Sikanco.
Atik menegaskan lapangan badminton yang terlihat dalam video bukan fasilitas permanen. Lapangan tersebut dibuat menggunakan karpet khusus yang dapat dibongkar dan digulung kembali setelah pertandingan selesai.
“Mungkin dikira permanen karena hijau. Kami pakai karpet khusus untuk lapangan, kalau sudah selesai digulung lagi,” jelasnya.
Menurut Atik, gedung Kopdes digunakan sementara karena koperasi tersebut belum mulai beroperasi.
Pihak desa juga mengaku telah berkoordinasi dengan Babinsa sebelum memanfaatkan gedung tersebut untuk kegiatan masyarakat.
“Sementara karena memang belum beroperasi. Kami sebelumnya sudah koordinasi dengan Babinsa, memang diperbolehkan untuk hal-hal positif, kalau untuk kegiatan negatif tentu enggak boleh,” ujarnya.
Selain itu, Desa Sikanco memang belum memiliki fasilitas lapangan badminton. Karena itu, gedung Kopdes yang tersedia dimanfaatkan sementara untuk kegiatan olahraga warga.
“Kegiatan ini sudah melalui musyawarah desa. Kami ingin membuat kegiatan positif, tapi tidak punya lapangan,” kata Atik.
Meski menegaskan penggunaan gedung hanya sementara, Pemdes Sikanco kini mempertimbangkan kembali pemanfaatan gedung Kopdes untuk kegiatan perlombaan HUT RI setelah video pertandingan badminton tersebut viral.
Atik mengatakan, setelah pertandingan badminton, sebenarnya masih ada agenda perlombaan lain yang direncanakan berlangsung di gedung tersebut.
“Nanti malam ada pertandingan ping pong, tapi ini lagi dipertimbangkan akan dilanjut di situ atau enggak,” ujarnya.
Pemdes Sikanco memastikan gedung Kopdes Merah Putih tidak diubah menjadi fasilitas olahraga permanen. Penggunaan gedung untuk kegiatan masyarakat dilakukan karena koperasi belum beroperasi dan desa belum memiliki fasilitas olahraga yang memadai.[YKP]

