Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Pedagang Dituduh Polisi Jual Es Berbahan Spons, Hasil Lab Ternyata Aman
Regional

Viral Pedagang Dituduh Polisi Jual Es Berbahan Spons, Hasil Lab Ternyata Aman

RiyadiBy Riyadi27/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pedagang es kue jadul atau es gabus diinterogasi aparat kepolisian dan TNI viral di media sosial. (Tangkapan Layar Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG– Sebuah video yang memperlihatkan seorang pedagang es kue jadul atau es gabus diinterogasi aparat kepolisian dan TNI viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @balewartawanjakpus10, pedagang tersebut dituding menggunakan bahan berbahaya berupa spons atau busa untuk membuat es yang dijualnya.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat anggota polisi membakar es kue menggunakan korek api gas, sementara anggota TNI memeras kue yang diduga berbahan spons. Pedagang tampak hanya terdiam saat tudingan tersebut disampaikan. Aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar waspada terhadap jajanan anak-anak.

Baca juga :   Polda Metro Tegaskan Berantas Premanisme Usai Pengeroyokan Pedagang di BKT

Menindaklanjuti video viral itu, Polres Metro Jakarta Pusat langsung melakukan penyelidikan. Laporan dugaan penjualan makanan berbahaya tersebut masuk melalui Call Center 110 pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, tim piket Reskrim Polsek Kemayoran segera diterjunkan ke lokasi di wilayah Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar.

“Begitu laporan kami terima, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Barang dagangan pedagang kami amankan sementara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Roby.

Baca juga :   Video Keributan Pedagang di KI Palembang Viral, Polisi Terima Laporan

Ia menjelaskan, pemeriksaan awal dilakukan oleh Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya terhadap sejumlah sampel, di antaranya es gabus, es kue, agar-agar, dan cokelat meses.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi. Tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya,” jelasnya.

Untuk memastikan hasil yang lebih akurat dan ilmiah, polisi juga mengirimkan sampel tersebut ke Dinas Kesehatan serta Laboratorium Forensik (Labfor) Polri. Hingga kini, hasil resmi dari uji laboratorium tersebut masih dalam proses.

Baca juga :   Dibegal Bersenjata Pedang Dekat Polda Sumsel, Motor Warga Jakabaring Raib

Selain itu, penyidik dari Kriminal Khusus turut melakukan penelusuran ke lokasi pembuatan es yang berada di Depok, Jawa Barat. Dari hasil penelusuran tersebut, polisi memastikan tidak ditemukan penggunaan bahan berbahaya maupun material Polyurethane Foam (PU Foam) sebagaimana isu yang beredar di media sosial.

“Hasilnya konsisten. Tidak ada penggunaan bahan spons atau material berbahaya lainnya,” kata Roby.

Setelah hasil pemeriksaan menyatakan aman, pedagang bernama Suderajat dipulangkan ke rumahnya di Depok. Kepolisian juga memberikan penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan untuk keperluan pemeriksaan.

“Kami memahami pedagang kecil sangat bergantung pada hasil jualan harian. Karena itu, kami mengganti kerugian atas barang dagangan yang diperiksa. Prinsip kami, masyarakat harus terlindungi, tetapi tidak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya.[YKP]

Berbahan Spons Dituduh Hasil Lab Jual Es Pedagang Ternyata Aman
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePansus DPRD Riau Usulkan Pohon Sawit Bayar Pajak Rp 1.700 Per Batang untuk Tingkatkan PAD
Next Article Ditetapkan Tersangka, Richard Lee Ajukan Praperadilan
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,885 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,757 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,731 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?