Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Google Play Store Mulai Jual HP Pixel dan Samsung Galaxy, Ada Tab Baru Shop Devices

15/10/2026

Penanganan Karhutla Jadi Perhatian Bersama, Polda Sumsel Dukung Kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca

15/10/2026

1,5 Ton Karbon Dioksida Padat Disiapkan untuk Atasi Kabut Asap di Palembang

15/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Thursday, 15 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kabut Asap Mencekik Sumsel, Tiga Wilayah Berstatus Berbahaya
Regional

Kabut Asap Mencekik Sumsel, Tiga Wilayah Berstatus Berbahaya

RiyadiBy Riyadi13/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi asap menutupi ruas jalan di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mencekik Sumatera Selatan (Sumsel). Pada Selasa (13/10/2026) pagi, kualitas udara di tiga wilayah, yakni Palembang, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Prabumulih, masuk kategori Berbahaya.

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup pukul 06.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di PALI mencapai 516 mikrogram per meter kubik. Sementara itu, konsentrasi PM10 menembus 905 mikrogram per meter kubik.

Kondisi serupa terjadi di Palembang. Konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 442 mikrogram per meter kubik, sedangkan PM10 mencapai 793 mikrogram per meter kubik.

Baca juga :   Disnakertrans Sumsel Pastikan Belum Ada Laporan PHK Massal

Adapun Kota Prabumulih mencatat nilai ISPU 306, yang juga masuk kategori Berbahaya.

Tingginya konsentrasi partikel pencemar tersebut meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Selain tiga wilayah tersebut, kualitas udara di sejumlah daerah Sumsel juga belum sepenuhnya membaik.

Baca juga :   Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung BLK Prabumulih, Polda Sumsel Tetapkan Dua Tersangka

Kabupaten Musi Rawas mencatat ISPU 291 atau kategori Sangat Tidak Sehat. Ogan Ilir juga masuk kategori Sangat Tidak Sehat, dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 217 mikrogram per meter kubik.

Sementara itu, Musi Banyuasin mencatat ISPU 156 dan Lahat 119, yang masuk kategori Tidak Sehat. Adapun Muara Enim berada pada kategori Sedang dengan nilai ISPU 69.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebut tingginya pencemaran udara diduga kuat dipicu kebakaran hutan dan lahan di sekitar Palembang. Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir dinilai membantu memperbaiki kualitas udara, meskipun sejumlah wilayah masih mengalami pencemaran tinggi.

Baca juga :   Wamen Lingkungan Hidup Ungkap 12 Perusahaan di Sumsel Disegel Akibat Karhutla

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak, menggunakan masker saat beraktivitas di luar, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan pernapasan.

Di tengah kondisi kabut asap dan kekeringan yang masih berdampak pada masyarakat, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan permohonan maaf kepada warga.

Permintaan maaf tersebut disampaikan pada Senin (12/10/2026). Ratu Dewa mengatakan, pemerintah memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat, terutama warga yang mengalami gangguan kesehatan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga :   BPBD Kerahkan 100 Personel dan Ratusan Peralatan Antisipasi Banjir dan Longsor di Sumsel

“Atas nama Pemerintah Kota Palembang, saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak kekeringan dan kabut asap, terutama warga yang mengalami gangguan kesehatan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami memahami situasi ini tidak mudah, dan pemerintah tidak boleh menutup mata terhadap kesulitan yang dirasakan masyarakat,” kata Ratu Dewa.

Ia menegaskan, perlindungan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar menjadi prioritas Pemkot Palembang dalam menghadapi situasi tersebut.

Pemkot Palembang menyiapkan distribusi air bersih ke kelurahan terdampak serta pelayanan kesehatan melalui rumah sakit negeri maupun swasta. Penambahan ruangan di RSUD Bari juga disiapkan untuk mendukung pelayanan bagi masyarakat.

Baca juga :   Libur Lebaran, Ini Objek Wisata Favorit di Empat Lawang!

Selain itu, Pemkot menyiapkan enam posko rawat inap yang beroperasi selama 24 jam, posko kesehatan keliling, serta ambulans untuk menjemput warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya mereda, masyarakat diminta tetap waspada dan membatasi paparan udara tercemar. Warga yang mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan.[DSK]

Kabut Asap Karhutla Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKarhutla Muba Capai 799 Hektare, Muara Medak Masih Terbakar
Next Article Cabuli Anak Didik, Guru PPPK Paruh Waktu di Muratara Dipecat
Riyadi

Related Posts

Regional

Penanganan Karhutla Jadi Perhatian Bersama, Polda Sumsel Dukung Kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca

15/10/20263 Views
Regional

1,5 Ton Karbon Dioksida Padat Disiapkan untuk Atasi Kabut Asap di Palembang

15/10/20262 Views
Regional

Gaji PNS Bakal Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih, Menkop Ferry: Anggaran Sudah Diajukan ke Kemenkeu

15/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,417 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,270 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,242 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?