RELUNG.ID- Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik terkait aspirasi pembentukan hak angket DPR untuk mengusut polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu partai yang telah diajak berkomunikasi adalah PDI Perjuangan (PDIP). Kholid menyebut, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut menyambut baik aspirasi publik terkait polemik yang dikenal dengan sebutan Ijazah Gate itu.
“Terakhir komunikasi dengan Sekjen PDIP Mas Hasto. Beliau sampaikan PDIP menyambut baik aspirasi publik terkait ‘Ijazah Gate’ ini,” kata Kholid kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).
Kholid mengatakan, PKS akan terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain untuk membahas usulan penggunaan hak angket tersebut. PKS juga akan melihat respons anggota DPR dari berbagai partai terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat.
“Nanti kita lihat respons kawan-kawan lainnya di DPR ya. Kita terus akan jalin komunikasi dengan semua pihak ya,” ujarnya.
Sebelumnya, Aliansi Masyarakat Sipil mendorong DPR menggunakan hak angket untuk membentuk panitia khusus (pansus) guna menyelidiki polemik ijazah Gibran Rakabuming Raka.
Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil, Ray Rangkuti, mengatakan partai politik dan anggota legislatif perlu mencermati proses penyetaraan pendidikan SMA atau sederajat yang ditempuh Gibran.
Menurut Ray, penggunaan hak angket dapat menjadi sarana untuk menyelidiki persoalan tersebut secara bersama-sama di DPR.
“Jadi, angket nanti, tentu angket itu bisa membentuk pansus yang berhubungan untuk menyelidiki soal ijazah Saudara Gibran. Karena sekarang ini kan, pengikut Gibran lah, partai pendukung Gibran itu selalu menyebut bahwa ijazah itu ada. Karena itu biar dibongkar bersama-sama,” kata Ray, Senin (12/10/2026).
Usulan hak angket tersebut menjadi salah satu dorongan dari kelompok masyarakat sipil agar DPR menindaklanjuti polemik ijazah Wakil Presiden Gibran melalui mekanisme pengawasan parlemen.[YKP]

