Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Waspada Disinformasi, AJI Ingatkan Media Jangan Amplifikasi Propaganda
Regional

Waspada Disinformasi, AJI Ingatkan Media Jangan Amplifikasi Propaganda

RiyadiBy Riyadi03/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Cek Fakta. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Publik sebaiknya selalu berhati-hati dan kritis saat menerima informasi. Jangan sampai terjebak mengamplifikasi propaganda hingga informasi yang mengedepankan ketakutan.

Koalisi Cek Fakta menemukan banyak konten di berbagai platform hingga media arus utama yang menyoroti protes di Indonesia pada akhir Agustus 2025 didalangi pihak asing, seperti George Soros dan National Endowment for Democracy (NED).

Temuan menunjukkan, konten atau pemberitaan yang beredar itu mengutip laporan propagandis Rusia, Angelo Guiliano, yang diterbitkan media Rusia Sputnik bertajuk “Soros, NED Could Be Behind Indonesian Protests” pada 31 Agustus 2025.

Baca juga :   Viral! Petugas Dishub Medan Dikeroyok Juru Parkir Saat Tertibkan Parkir Liar


Dalam keterangannya, Giuliano menyebut adanya indikasi pengaruh eksternal dan kondisi Indonesia hari ini. Salah satu indikasinya adalah penggunaan bendera “One Piece” jelang peringatan kemerdekaan Indonesia. 

Menurut Guiliano, simbol tersebut mengindikasikan adanya “pengaruh dari luar” yang disebutnya mirip dengan pola-pola yang terlihat di negara lain.

Dia menduga ada kemungkinan Soros terlibat melalui Open Society Foundations yang sejak 1990-an menyalurkan dana lebih dari 8 miliar dolar Amerika secara global, serta NED yang mendanai media-media di Indonesia pada saat berbarengan.

Tuduhan bahwa oposisi atau aksi protes massa digerakkan Barat seperti di atas sudah dikaji oleh peneliti dan lembaga kredibel.

Baca juga :   Catatan AJI 2025: 89 Kasus Kekerasan Jurnalis, Polisi Dominan sebagai Pelaku

Narasi semacam ini kerap dimainkan oleh pemerintah Rusia, antara lain lewat istilah “colour revolution” guna menggambarkan gerakan massa yang dianggap didukung kekuatan asing.

Pola serupa juga berkaitan dengan aturan “foreign agent” di Rusia sejak 2012 untuk menstigma LSM, media, dan aktivis kritis terhadap pemerintahan Presiden Vladimir Putin.

Kehadiran narasi Sputnik di Indonesia menunjukkan pengulangan pola disinformasi global. Sebelumnya, operasi informasi ini juga terpantau semasa pandemi COVID-19.

Baca juga :   Perjalanan Cinta Wita Nidia Hanifah, Sempat Gagal dengan Mayor Teddy, Kini Bahagia Bersama Kapten Praditya Yoga

“Penyebaran narasi propaganda seperti ini berpotensi memperkeruh ekosistem informasi di Indonesia. Media massa hendaknya berhati-hati memuat informasi dari sumber yang tidak bisa diverifikasi dan dikonfirmasi,” kata Sekretaris Jenderal Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bayu Wardhana, Rabu (3/9).

Koalisi Cek Fakta mencatat hingga 3 September 2025 terdapat setidaknya 20 ragam misinformasi dan disinformasi sejak aksi protes 25 Agustus 2025. Sebagian besar terkait protes, berkembang menjadi pesan ketakutan seperti larangan keluar malam, penempatan penembak jitu, pembatasan uang di bank, penyerangan kantor polisi, hingga penjarahan.

Assistant Professor of Digital Platforms and Media Ethics di School of Journalism and Communication, University of Oregon, Whitney Phillips, memberikan panduan menghindari penyebaran disinformasi mengenai aksi massa.

Baca juga :   Kabupaten dan Kota se Sumsel Diminta Atasi 10 Komoditas Penyumbang Inflasi

Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak informasi sebelum membagikannya, melakukan seleksi secara kontekstual, serta mendepankan etika karena tidak semua informasi perlu diperbesar.

Koalisi Cek Fakta mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk selalu skeptis saat menerima informasi yang tidak jelas sumber awalnya, berbasis klaim tanpa bukti, dan mengedepankan ketakutan.

Jurnalis pun diminta mengedepankan verifikasi, menghindari mengamplifikasi propaganda, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik.

Baca juga :   Ucapan Prabowo soal 'Londo Ireng' Tuai Kritik, AJI dan Amnesty Desak Permintaan Maaf

Apabila menemukan pesan berantai yang meragukan, publik bisa mengeceknya melalui portal cekfakta.com. Jika kata kunci informasi tersebut sudah tersedia di fitur pencarian dan hasilnya menyatakan bohong, maka dapat dipastikan informasi yang diterima adalah disinformasi. [YKP]

AJI Cek Fakta Disinformasi Propaganda
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleGelar Aksi, Warga Prabumulih Soroti Anggaran Aspirasi DPRD Rp40 Miliar Habis untuk Perjalanan Dinas
Next Article Dinilai Tidak Memenuhi Ketentuan, Wapres Gibran dan KPU Digugat Rp125 Triliun
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,773 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?