Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pengakuan Pelaku Jagal Kucing di Pagar Alam: Sehari Potong Dua Hingga Tiga Ekor, Dagingnya Terjual Habis
Regional

Pengakuan Pelaku Jagal Kucing di Pagar Alam: Sehari Potong Dua Hingga Tiga Ekor, Dagingnya Terjual Habis

alwiBy alwi04/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pelaku jagal kucing, Sujady saat ditangkap Polres Pagar Alam. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sujady (55) warga asal Lampung Tengah (sebelumnya ditulis Lahat) telah dilakukan pemeriksaan oleh Polres Pagar Alam.

Dari hasil pemeriksaan diketahui, dalam sehari pelaku jagal kucing ini memotong dua hingga tiga ekor dan dagingnya dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram.

Baca juga :   Resahkan Warga, Aksi Balap di Pagar Alam Dibubarkan

“Saya terdesak keadaan karena tidak punya pekerjaan lain. Selain itu, hasil yang saya dapatkan cukup lumayan sehingga saya teruskan,” kata Sujady saat diwawancarai, Kamis (4/9/2025).

Dia menjelaskan, sebelumnya dia bekerja sebagai buruh tani memelihara kebun warga. Namun, karena merasa pekerjaannya sudah tidak sanggup maka dia memutuskan mencari usaha lain.

Berbagai pekerjaan pernah ia jalani seperti pembantu tukang bangunan dan pekerjaan serabutan lainnya namun ia rasa uangnya tidak mencukupi kebutuhannya.

Baca juga :   Polisi Selidiki Dugaan Penyebab Longsor di PALI Akibat Aktivitas Tambang

Kemudian, sekitar lima bulan lalu, dia melihat seekor kucing jenis Persia yang lepas di jalanan. Lalu, dia menangkap kucing tersebut dan memotongnya. Tak hanya itu, dia juga menguliti dan menjajakan daging kucing ini dengan modus daging kambing muda dari peternakan miliknya.

“Dengan harga yang murah Rp100 ribu, saya jual keliling kampung. Ternyata banyak yang membelinya,” terangnya.

Dari sinilah, dia kemudian berpikir untuk menjadikan tindakan ilegalnya ini sebagai sumber pendapatannya. Dia pun kemudian mencuri kucing liar hingga kucing peliharaan yang lepas di kawasan perumahan untuk dipotong.

Baca juga :   WFH Diawasi Ketat, Ratu Dewa Minta Warga Laporkan ASN yang Keluyuran Saat Jam Kerja

“Untuk pemotongan dan menguliti kucing ini saya lakukan di kolong jembatan dan aliran sungai yang jauh dari pemukiman warga agar tidak dicurigai,” katanya.

Untuk melancarkan modusnya, dia membaluri daging kucing ini dengan perasan air jeruk nipis dan bubuk kunyit agar para pembeli tidak curiga kalau yang dijualnya merupakan daging kucing bukan daging kambing muda.

“Bagi orang yang tidak faham perbedaan mereka tetap percaya saat saya katakan ini daging kambing muda sebab tidak ada bau yang aneh atau mencurigakan,” ujarnya.

Baca juga :   441 Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Palembang, Total Jemaah Debarkasi Palembang yang Pulang Capai 1.770 Orang

Dia mengaku, dalam sehari biasanya dia menjual dua hingga tiga ekor daging kucing yang telah di bagi dalam beberapa kantong kresek.

Uang hasil penjualan itu, digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di antaranya untuk membayar sewa penginapan selama di kota Pagar Alam.

“Setelah saya jagal kemudian tawarkan keliling kampung ada yang beli ada pula yang tidak sembari itu saya tangkap atau curi kucing yang berkeliaran atau lepas di jalanan,” pungkasnya.

Baca juga :   Pemprov Sumsel Mantapkan Kesiapan Sambut Peluncuran 8.000 Koperasi Merah Putih


Sementara itu, Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana mengatakan, kejadian ini sempat viral di media sosial. Berbekal dari video tersebut, pihaknya langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

“Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku ini sudah berhasil ditangkap,” singkatnya. (TFK)

Daging Kucing Jagal Kucing di Pagar Alam Polres Pagar Alam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Larang Bank Blokir Rekening Nasabah Dormant Sembarangan
Next Article Uya Kuya Ajukan Restorative Justice untuk Nenek Bawa AC dari Rumahnya yang Dijarah
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,969 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,840 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,813 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?