Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Berkas Perkara Napi Lapas Serong Tewas di Sel Tak Kunjung P21, Keluarga Minta Polisi Ungkap Pelaku Lain
Regional

Berkas Perkara Napi Lapas Serong Tewas di Sel Tak Kunjung P21, Keluarga Minta Polisi Ungkap Pelaku Lain

alwiBy alwi14/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Arifin ayah almarhum Sandi Napi Lapas Narkotika Serong saat mendatangi Polsek Talang Kelapa. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Keluarga Sandi (29), warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIB Serong, Banyuasin, mempertanyakan perkembangan penyidikan kasus kematian korban yang diduga tewas setelah dianiaya rekan satu selnya.

Ayah korban, Arifin, menyoroti berkas perkara tersangka berinisial Hendra yang hingga kini disebut belum dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan.

Baca juga :   Arus Mudik Lebaran, Dishub Palembang Dirikan 11 Posko dan Terapkan Laporan Lalin Tiap 30 Menit

Arifin menyampaikan hal tersebut setelah memenuhi panggilan penyidik Polsek Talang Kelapa, Senin (14/9/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, ia dimintai keterangan mengenai kondisi jenazah Sandi saat pertama kali dilihatnya di UGD RSUD Sukajadi.

Arifin mengaku melihat sejumlah luka pada tubuh anaknya. Luka tersebut antara lain terdapat di kedua telinga, wajah, batang hidung, tangan kiri, hingga bagian kaki.

“Saya melihat luka lebam di sekujur tubuh anak saya. Di antaranya di telinga kiri dan kanan, memar di bagian wajah, batang hidung juga memar, ada luka di tangan kiri dan luka benturan di kaki,” kata Arifin.

Baca juga :   Usut Kematian Napi Narkoba di Banyuasin, Polisi Bakal Periksa Petugas Lapas

Melihat banyaknya luka yang terdapat pada tubuh Sandi, Arifin menduga penganiayaan tidak dilakukan oleh satu orang.

Ia pun meminta penyidik tidak berhenti pada satu tersangka dan mengusut kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kematian anaknya.

“Saya tidak yakin kalau cuma Hendra yang menganiaya anak saya sampai meninggal dunia. Saya minta penyidik Polsek Talang Kelapa bekerja secara profesional untuk mengungkap pelaku lain yang terlibat dan segera melengkapi berkas perkaranya sehingga bisa diadili,” ujarnya.

Baca juga :   Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Palembang Berakhir Malam Ini

Arifin mengungkapkan, berkas perkara yang sebelumnya dilimpahkan penyidik kepada kejaksaan dikembalikan karena dinilai masih belum lengkap atau berstatus P19.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan proses penyidikan kasus kematian Sandi.

“Kalau polisinya profesional tidak mungkin berkasnya ditolak kejaksaan,” katanya.

Baca juga :   Debat Perdana Pilkada Palembang 2024, Berikut Link Nontonnya

Arifin juga menyebut penyidik berencana mendatangi rumahnya untuk meminta keterangan dari saksi yang memandikan jenazah Sandi.

Menurut dia, keterangan tambahan tersebut seharusnya dapat memperkuat pengungkapan kasus, mengingat hasil autopsi disebut menunjukkan adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Besok penyidik katanya mau datang ke rumah saya untuk meminta keterangan saksi yang memandikan jenazah Sandi. Padahal sudah jelas hasil autopsi ada bekas penganiayaan, apalagi yang mau dilengkapi,” ujarnya.

Baca juga :   Napi Kasus Narkoba di Rutan Klas II B Baturaja Dapat Amnesti Presiden Prabowo, Dibebaskan Awal Bulan

Meski demikian, Arifin menegaskan dirinya tidak ingin menghakimi pihak tertentu. Ia hanya meminta seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam kematian anaknya diproses sesuai hukum.

“Saya hanya minta keadilan kepada polisi. Siapa yang terlibat harus diusut dan diproses sesuai hukum. Itu saja karena saya tidak terima anak saya meninggal secara tidak wajar,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari penyidik Polsek Talang Kelapa mengenai perkembangan penanganan perkara maupun kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus tersebut.

Baca juga :   Jadwal Imsyakiyah Hari ke 25 Ramadhan untuk Wilayah Palembang

Seperti diketahui, Sandi merupakan warga Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang, yang tengah menjalani hukuman di Lapas Narkotika Kelas IIB Serong, Banyuasin.

Ia sebelumnya divonis 4,5 tahun penjara dalam perkara narkotika.

Pada Selasa (10/3/2026), Sandi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka memar di tubuhnya. Korban diduga meninggal setelah mengalami penganiayaan oleh rekan satu kamarnya.

Baca juga :   Dapat Amnesti Dari Presiden, Dua Napi Narkoba di Prabumulih Langsung Bebas

Kasus tersebut kemudian ditangani Polsek Talang Kelapa dan seorang warga binaan bernama Hendra ditetapkan sebagai tersangka. (FZP)

Napi Lapas Serong Napi Narkoba Polsek Talang Kelapa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article15 Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah Karhutla
Next Article Hujan Belum Merata, BMKG Ungkap 4 Wilayah Sumsel Berpeluang Diguyur Hujan Pekan Ini
alwi

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20266 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Ekspor Madu Muara Enim ke Singapura Melonjak, Tembus 1,5 Ton

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,939 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,809 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,782 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?