RELUNG.ID – Libur sekolah menjadi momentum yang dimanfaatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak.
Melalui program KAI Schooliday 2026 yang digelar di Stasiun Kertapati, Sabtu (11/7/2026), KAI mengajak generasi muda mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian, mulai dari pelayanan pelanggan, operasional stasiun, hingga budaya keselamatan yang menjadi fondasi utama perjalanan kereta api.
Program tersebut diikuti tiga anak berusia 7 hingga 12 tahun yang terpilih sebagai pemenang seleksi melalui Instagram resmi @KAI121_. Selama satu hari, mereka memperoleh pengalaman langsung menjadi bagian dari insan KAI melalui kegiatan edukatif yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, ketiga peserta tersebut yaitu:
– Muhammad Zaid Mudzakir (11 tahun) asal Baturaja;
– Riyanti Munira (7 tahun) asal Palembang; dan
– M. Gilang Rajendra (9 tahun) asal Palembang.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan bahwa KAI Schooliday merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi pelanggan, khususnya keluarga yang memanfaatkan moda transportasi kereta api selama masa liburan sekolah.
“KAI Schooliday merupakan inovasi layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya keluarga. Melalui program ini, anak-anak diajak mengenal lebih dekat dunia perkeretaapian secara menyenangkan sehingga perjalanan menggunakan kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga media pembelajaran yang efektif,” ujar Aida.
Salah satu rangkaian utama dalam program ini adalah KAI Rail Academy, yaitu program edukasi yang dirancang khusus bagi anak-anak usia 7 hingga 12 tahun untuk merasakan pengalaman menjadi petugas stasiun selama satu hari. Dalam kegiatan tersebut, peserta didampingi langsung oleh insan KAI untuk mengenal berbagai aktivitas operasional perkeretaapian.
Anak-anak diajak belajar mengenai pelayanan pelanggan, mengenal tugas petugas loket dan Customer Service, melakukan simulasi pemeriksaan tiket atau boarding, hingga memahami dasar-dasar operasional stasiun. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan kesempatan merasakan pengalaman menjadi seorang masinis dan Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) melalui sesi edukasi yang interaktif.
Selama kegiatan berlangsung, peserta juga dibekali pemahaman mengenai budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian, pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta pelayanan prima yang menjadi nilai utama dalam operasional PT KAI.
Sebagai bagian dari pengalaman yang lebih berkesan, para peserta diajak berkeliling area Stasiun Kertapati untuk menyapa pelanggan, membagikan bingkisan kepada penumpang anak, serta melihat secara langsung berbagai fasilitas pelayanan yang tersedia di stasiun.
Mereka juga memperoleh kesempatan menikmati fasilitas rangkaian Kereta Eksekutif KA Sindang Marga, termasuk mengunjungi Kereta Makan dengan desain interior yang estetik, yang sedang stabling di Stasiun Kertapati. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kenyamanan dan fasilitas yang dimiliki kereta api masa kini.
Aida menjelaskan bahwa melalui pengalaman langsung tersebut, anak-anak diharapkan dapat memahami bahwa dunia perkeretaapian tidak hanya identik dengan perjalanan, tetapi juga mengajarkan berbagai nilai positif seperti disiplin, ketertiban, tanggung jawab, kepedulian terhadap sesama, serta budaya keselamatan.
“Perjalanan menggunakan kereta api juga menjadi media pembelajaran yang efektif karena anak-anak dapat mengenal nilai disiplin, ketertiban, kepedulian, dan keselamatan secara langsung. Kami berharap setiap perjalanan bersama kereta api menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak-anak tidak hanya menikmati liburan, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru mengenai dunia perkeretaapian,” jelas Aida.
Lebih lanjut Aida menambahkan, melalui pengalaman tersebut diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap keselamatan, tertib menggunakan transportasi publik, serta memiliki kecintaan terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Pada kesempatan tersebut, PT KAI Divre III Palembang juga mengimbau para orang tua untuk senantiasa mendampingi serta mengawasi anak-anak selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Pendampingan tersebut penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan sekaligus menjadi sarana menanamkan budaya tertib serta etika menggunakan transportasi publik sejak usia dini.
“Melalui KAI Schooliday 2026, kami berharap dapat menghadirkan pengalaman liburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai edukasi dan inspirasi bagi anak-anak. Program ini sekaligus memperkuat komitmen PT KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan keselamatan, pelayanan prima, serta keberlanjutan demi menciptakan generasi yang semakin mencintai dunia perkeretaapian,” tutup Aida. (KPB)

