RELUNG.ID – Tanah longsor mengancam permukiman di Kampung Tinggi Hari, RT 06, Kelurahan Karang Dapo, Kecamatan Pagar Alam Selatan.
Hal ini diketahui dari tinjauan langsung Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, Rabu (29/7/2026).
Dia mengaku, dari hasil tinjauan struktur tanah yang labil ini berpotensi terjadinya longsor yang mengancam kawasan permukiman, serta mengganggu saluran drainase persawahan di kawasan tersebut.
Karena itu, pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk menyiapkan rencana penanganan jangka pendek hingga jangka panjang terhadap permasalahan tersebut.
“Kami khawatir kondisi ini dapat menganggu aktifitas warga dan juga aktivitas pertanian setempat,” katanya.
Untuk penanganan jangka pendek, Pemkot Pagar Alam akan mengambil langkah darurat dengan memasang pengaman tanah atau tanggul sementara .
Sedangkan, penanganan jangka panjang, pihaknya akan mengambil tindakan permanen untuk mengamankan struktur tanah di daerah tersebut.
“Saya sudah minta PUTR untuk membuat rencana penanganan permanen ini,” tegasnya.
Walikota juga menghimbau warga yang tinggal di kawasan bandaran sungai atau tebing untuk waspada mengantisipasi kondisi alam dan segera melapor serta berkoordinasi dengan pemerintah terdekat untuk penanganannya.
“Untuk warga yang tinggal dekat sungai atau tebing harap waspada dan jika teedeteksi ada potensi bahaya harap segera mengamankan diri dan melapor ke Lurah atau Camat,” imbaunya. (TFK)

