Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pelabuhan Dizamatra Diancam Aksi Warga, Buntut Gagalnya Pengawasan Pemerintah
Regional

Pelabuhan Dizamatra Diancam Aksi Warga, Buntut Gagalnya Pengawasan Pemerintah

alwiBy alwi30/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pelabuhan bongkar muat batu bara milik PT Dizamatra Powerindo di Muara Enim. (ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Gelombang protes terhadap operasional PT Dizamatra Powerindo kembali memuncak.

Masyarakat bersama aktivis sipil menyatakan siap melakukan aksi besar-besaran menuju pelabuhan batubara Dizamatra di kawasan Patra Tani, Muara Belida.

Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya respons pemerintah terhadap berbagai dugaan pelanggaran.

Baca juga :   Diberhentikan dari Kepengurusan Desa, Pria Paruh Baya di OKU Habisi Penggantinya

Desakan ini kembali disuarakan oleh Direktur Eksekutif Suara Rakyat Informasi Sriwijaya (SIRA), Rahmat Sandi. Ia menilai persoalan Dizamatra sudah berlangsung lama, namun penyelesaiannya selalu berhenti di tengah jalan.

“Masalah Dizamatra ini bukan baru. Debu pelabuhan, pencemaran, sampai dugaan penggunaan lahan Pemprov tanpa izin semuanya menggantung. Seolah-olah negara kalah oleh korporasi,” tegas Rahmat.

Menurut dia, kompensasi yang sesekali diberikan perusahaan tidak pernah menyentuh akar masalah.

Baca juga :   Mengulas Detil Sanksi RMK Energy (RMKE) dalam Sudut Pandang Aktivis Lingkungan, Kawali: APH Kemana Aja?

“Yang dibutuhkan itu kepatuhan. Kalau baku mutu lingkungan dilanggar bertahun-tahun, berarti pelanggarannya juga bertahun-tahun,” ujarnya.

Sorotan publik semakin menguat setelah mencuat dugaan penggunaan lahan sekitar 2.000 m² milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, yang berada di bawah pengelolaan Sriwijaya Science Techno Park (SSTP), untuk akses pelabuhan Dizamatra.

Rencana pemerintah menyelesaikan persoalan tersebut melalui skema sewa justru dianggap sebagai langkah mundur.

Baca juga :   Ruben Onsu Tak Butuh Permintaan Maaf Sarwendah, Pilih Fokus Bertemu Anak

“Aset negara dipakai tanpa izin, lalu malah dibicarakan sewa. Ini preseden buruk. Yang harusnya dilakukan adalah penertiban dan penegakan hukum,” ujar Rahmat.

Mobilisasi Alat Berat Jadi Puncak Kemarahan

Ketegangan makin meningkat setelah muncul informasi mobilisasi alat berat yang dikelola PT Putra Perkasa Abadi (PPA) bersama CKB, yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan operasional Dizamatra.

Baca juga :   Viral Video Kapal Bermuatan Batu Bara Tabrak Bentang Jembatan Ampera, Bukti Pengawasan Pelayaran Lemah

Mobilisasi tersebut dikhawatirkan menggunakan jalan umum dan berpotensi merusak infrastruktur serta membahayakan masyarakat.

“Debunya belum selesai, lahan bermasalah belum tuntas, sekarang bicara alat berat. Ini menambah daftar persoalan,” kata Ketua Yayasan Anak Padi, Syahwan.

Ia menegaskan, jika pemerintah tetap pasif, konflik sosial hanya tinggal menunggu waktu.

Baca juga :   Pemkot Pagar Alam Bakal Stop Izin Baru Minimarket, Lindungi UMKM dan Tata Ruang

SIRA memastikan saat ini tengah mempersiapkan aksi besar menuju pelabuhan Dizamatra di Patra Tani. Aksi tersebut disebut sebagai bentuk peringatan keras bahwa masyarakat tidak akan terus diam.

“Kami tidak ingin ada lagi keputusan politik yang setengah hati. Kalau pelanggaran dibiarkan, kami akan turun ke lapangan. Negara tidak boleh kalah. Semua sudah melihat dampaknya. Jalan rusak, lingkungan tercemar, dan tidak ada kepastian hukum. Kalau pemerintah masih ragu-ragu, masyarakat akan bersuara,” ujarnya. (tim) 

Aksi Batu bara Pelabuhan Dizamatra
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article12 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol Saat Libur Tahun Baru
Next Article Nikmati Akhir Tahun Bersama Keluarga, Ini Rekomendasi Tontonan Menarik di Layar Kaca
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,724 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?