Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»RAPBD Sumsel 2027 Turun, Herman Deru Minta Anggaran Dirasionalkan
Politik

RAPBD Sumsel 2027 Turun, Herman Deru Minta Anggaran Dirasionalkan

alwiBy alwi01/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menyampaikan pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Sumsel 2027. (Oskandar/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Sumsel. Dalam rancangan tersebut, pendapatan dan belanja daerah mengalami penurunan dibandingkan Perubahan APBD Sumsel 2026.

Pengantar Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Sumsel 2027 disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru dalam Rapat Paripurna DPRD Sumsel, Rabu (30/9/2026).

Baca juga :   Perindo Siap All Out Menangkan Herman Deru-Cik Ujang di Pilgub Sumsel 2024

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumsel Raden Gempita, Nopianto dan Ilyas Panji Alam. Hadir pula Sekda Sumsel Edward Chandra serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

Dalam penyampaiannya, Herman Deru menegaskan penyusunan RAPBD 2027 harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah. Penurunan pendapatan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam merasionalisasi struktur belanja.

“Jadi ini ada penjelasan khusus dari saya bahwa anggaran tahun ini harus kita rasionalisasikan antara pendapatan dan rencana belanja,” kata Herman Deru.

Berdasarkan Nota Keuangan yang disampaikan kepada DPRD Sumsel, pendapatan daerah dalam RAPBD 2027 direncanakan sebesar Rp9.020.460.537.311,83.

Baca juga :   Soal Perpindahan Kader, PDI Perjuangan: Kualitas Lebih Penting dari Kuantitas

Angka tersebut turun sekitar Rp304,39 miliar dibandingkan pendapatan dalam Perubahan APBD Sumsel 2026 yang mencapai Rp9.324.852.802.320.

Penurunan juga terjadi pada sisi belanja. Belanja daerah dalam RAPBD 2027 direncanakan sebesar Rp9.128.955.188.518,83, atau turun sekitar Rp405,81 miliar dibandingkan belanja pada Perubahan APBD 2026 sebesar Rp9.534.761.724.853,74.

Herman Deru mengatakan kondisi tersebut menuntut seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih cermat dalam menyusun dan menjalankan program kerja.

Menurutnya, pengelolaan anggaran tidak cukup hanya berorientasi pada penyerapan. Setiap belanja harus memiliki manfaat yang jelas dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga :   Realisasi Tak Sampai 50 Persen dari Target 3 Triliun, Efektivitas Satgas PBBKB Dipertanyakan

“Saya minta kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan agar mengelola APBD Tahun Anggaran 2027 dengan lebih efisien, efektif, transparan, akuntabel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, komposisi belanja daerah masih didominasi belanja wajib, terutama untuk memenuhi kebutuhan pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur.

Karena itu, ruang fiskal yang tersedia harus dimanfaatkan untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.

Selain pendapatan dan belanja, penerimaan pembiayaan dalam RAPBD 2027 juga mengalami penurunan. Pemerintah daerah merencanakan penerimaan pembiayaan sebesar Rp108.494.651.207, turun sekitar Rp101,41 miliar dibandingkan Perubahan APBD 2026 sebesar Rp209.908.922.533,74.

Baca juga :   Dana Transfer Pusat Dipangkas, Herman Deru Genjot Pajak Kendaraan: Ada 2,4 Juta Penunggak yang Harus Dikejar

Sementara pengeluaran pembiayaan dalam RAPBD 2027 ditetapkan sebesar Rp0. Dengan demikian, pembiayaan netto mencapai Rp108.494.651.207. Sedangkan, SILPA tahun berjalan direncanakan nihil.

Herman Deru mengatakan penyusunan RAPBD 2027 telah mengacu pada Nota Kesepakatan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 yang ditandatangani bersama antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan DPRD Sumsel.

Menurutnya, pembahasan selanjutnya akan menjadi ruang bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk menyelaraskan kembali struktur pendapatan, belanja dan pembiayaan dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

Ia berharap proses pembahasan menghasilkan APBD yang realistis sekaligus tetap mampu mendukung prioritas pembangunan Sumsel.

Baca juga :   Aktivis Sebut Dispensasi Angkutan Batu Bara Hanya Lemahkan Instruksi Gubernur, Pemprov Sumsel: Belum Tentu Kami Izinkan

“Setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD harus dikelola secara bertanggung jawab dan diarahkan untuk mendukung pelayanan serta pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Berikut struktur RAPBD Sumsel 2027:

  • Pendapatan daerah: Rp9.020.460.537.311,83
  • Belanja daerah: Rp9.128.955.188.518,83
  • Penerimaan pembiayaan: Rp108.494.651.207
  • Pengeluaran pembiayaan: Rp0
  • Pembiayaan netto: Rp108.494.651.207
  • SILPA tahun berjalan: Nihil. (DSK)
APBD 2027 DPRD Sumsel Gubernur Sumsel Herman Deru
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article[Laporan Khusus] KRI Sriwijaya-100, Menjaga Nama Besar Sejarah yang Kembali Berlayar di Laut Nusantara
Next Article Lindungi Ekosistem Sumsel dari Jenis Asing Invasif, Karantina Perkuat Pengawasan
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,864 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,739 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,712 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?