RELUNG.ID – Bupati Musi Banyuasin (Muba) M Toha Tohet secara resmi mengukuhkan Tim Satgas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung di Auditorium Pemkab Muba, Selasa (23/12/2025).
Ketua Tim Satgas Optimalisasi PAD, Syafaruddin yang baru saja dikukuhkan optimis mampu menggali potensi PAD di angka Rp2 triliun pada tahun 2026 mendatang.
Selama ini kata Syafaruddin, penerimaan PAD dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan, namun capaian tersebut belum menggambarkan optimalisasi potensi yang sesungguhnya.
“Karena masih banyak kebocoran dari potensi PAD, misalnya dari beberapa perusahaan yang dibackingin oleh oknum-oknum,” kata Syafaruddin.
Dengan dibentuknya Tim Satgas Optimalisasi PAD dengan melibatkan berbagai pihak seperti
Aparat Penegak Hukum, Aparatur Sipil Negara dan instansi lainnya diyakini mampu menggali potensi PAD di kabupaten Muba.
“Tahun ini capaian target PAD sudah melampaui target, apalagi dengan dibentuknya Satgas ini, saya yakin PAD bisa tembus angka Rp2 triliun melebihi angka pemangkasan dana dari pusat sebesar Rp1,2 triliun,” ujar Syafaruddin.
Ketua Tim Satgas Optimalisasi PAD yang juga Pj Sekda Muba ini mengatakan, pembentukan Tim Satgas Optimalisasi PAD merupakan langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan daerah dan memperkuat tata kelola pemanfaatan aset daerah demi mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Dijelaskannya, kontribusi PAD pada APBD Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2025 sebesar 13,69 persen sedangkan Dana Perimbangan sebesar 86,31 persen.
Satgas Optimalisasi PAD juga melaporkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Musi Banyuasin telah mencapai Rp485.495.917.318,98 atau 82,65 persen dari target sebesar Rp587.378.681.108,99.
Berdasarkan target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah Tahun 2025, pengelolaan Pendapatan Asli Daerah dan penggalian potensi pendapatan daerah masih belum optimal, untuk itu perlu dibentuk Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
“Diharapkan kerjasama yang baik dari seluruh objek pajak dan retribusi dalam wilayah kabupaten Musi Banyuasin,” harapnya.
Senada dengan Ketua Tim Satgas Optimalisasi PAD, Bupati Muba Toha Tohet optimistis PAD kabupaten Muba akan mengalami peningkatan yang signifikan.
“Pembentukan Satgas ini merupakan komitmen pemerintah Muba dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen di masa depan sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden RI bapak Prabowo Subianto,” ujar Toha.
Pertumbuhan ekonomi tersebut dapat dicapai jika seluruh potensi penerimaan daerah dapat digali dan dimanfaatkan secara maksimal yang berdampak langsung pada peningkatan PAD yang akhirnya dapat digunakan untuk membiayai program program prioritas pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat kabupaten Muba.
“Ini menjadi tantangan kita bersama dalam pengelolaan PAD,” imbuh Toha.
Melalui pembentukan Satgas ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong pengelolaan PAD secara transparan, akuntabel dan berorientasi pada hasil. Dengan sinergi antara unsur pemerintah dan penegakan hukum. Satgas ini akan bekerja dan memastikan bahwa setiap potensi PAD dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat Muba.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah M Hatta sebagai Leading Sector dari kegiatan ini menyampaikan dengan dibentuknya Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah ini diharapkan potensi pendapatan daerah tergali secara maksimal dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah secara transparan dan akuntable dalam rangka meningkatkan penerimaaan daerah. (RDR)

