Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam Jadi Candaan, Komika Ali Alkaf Minta Maaf
Regional

Sejarah Perang 5 Hari 5 Malam Jadi Candaan, Komika Ali Alkaf Minta Maaf

alwiBy alwi08/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mediasi Komika Ali Alkaf yang digelar di kediaman budayawan Palembang, Fir Azwar. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Polemik materi stand up comedy yang dibawakan komika asal Palembang, Ali Alkaf, terkait Perang 5 Hari 5 Malam Palembang akhirnya berujung pada mediasi.

Ali Alkaf menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga pejuang, keturunan Kesultanan Palembang Darussalam, serta masyarakat Palembang yang merasa tersinggung dengan materi komedi tersebut.

Permintaan maaf itu disampaikan dalam pertemuan yang digelar di kediaman budayawan Palembang, Fir Azwar, pada Minggu malam (6/9/2026).

Baca juga :   Candaan Pandji Pragiwaksono Soal Rambu Solo Tuai Kecaman, Masyarakat Toraja Lapor Polisi

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah budayawan, pegiat sejarah dan budaya, keturunan pejuang Perang 5 Hari 5 Malam Palembang, kuasa hukum pihak pengadu, serta Ali Alkaf yang datang bersama keluarganya.

Polemik bermula setelah potongan video penampilan Ali Alkaf beredar melalui akun TikTok SOMASI COMMUNITY (SC).

Dalam video tersebut, Ali membawakan materi satire yang menyinggung peristiwa Perang 5 Hari 5 Malam Palembang yang berlangsung pada 1 hingga 5 Januari 1947.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Dijatuhi Sanksi Adat Toraja: 96 Ekor Kerbau dan Babi serta Denda Rp2 Miliar

Sejumlah bagian materi mempertanyakan durasi peperangan, persoalan makanan dan layanan kesehatan, hingga menggambarkan interaksi antara tentara Palembang dan Belanda dalam bentuk candaan.

Materi itu juga menyinggung Kesultanan Palembang dalam konteks pertemuan dengan pihak Belanda setelah peperangan. Dalam salah satu bagian candaan, kemenangan Palembang dikaitkan dengan penggunaan batu cincin.

Potongan penampilan tersebut kemudian menuai keberatan dari sejumlah pegiat sejarah, budayawan, hingga keluarga dan keturunan pejuang.

Baca juga :   Palembang Gelap di Malam Hari, Warga Keluhkan PJU Tak Berfungsi

Mereka menilai materi tersebut tidak tepat karena menjadikan perjuangan para pejuang dan masyarakat Palembang dalam mempertahankan kemerdekaan sebagai bahan lelucon.

Keberatan itu kemudian disampaikan melalui somasi yang dilayangkan anak cucu pejuang perintis kemerdekaan Perang 5 Hari 5 Malam Palembang melalui kuasa hukum Duo Iskandar Law Office (DILO) & Partners.

Kuasa hukum pengadu, Iskandar Sabani, mengatakan somasi tersebut dilayangkan karena kliennya merasa resah dan keberatan atas konten yang beredar.

Baca juga :   Sudah Masuk Kapal, Penumpang Express Bahari Terpaksa Turun Karena Gagal Berangkat

“Klien kami merasa resah, kecewa, dan keberatan atas beredarnya konten yang dibuat oleh Ali Alkaf melalui akun SOMASI COMMUNITY. Konten tersebut dinilai telah menimbulkan kerugian dan mencemarkan nama baik para pejuang Perang 5 Hari 5 Malam Palembang dan sekitarnya,” kata Iskandar, Senin (7/9/2026).

Para pengadu yang diwakili Iskandar yakni Edi Candra alias Bung Jhon, cucu pejuang Kadir Romli; Angga Anugerah Dyaz, cucu Kol H Burlian; Fir Azwar dari Komunitas Budaya Batang Hari 9 (KOBAR-9); serta Hidayatul Fikri alias Mang Dayat selaku pegiat sejarah dan budaya.

Iskandar menyebut para pengadu memiliki kepedulian terhadap sejarah perjuangan bangsa, khususnya perjuangan rakyat Palembang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Jelaskan Soal Sanksi Adat Toraja, Sebut Informasi Denda Tak Akurat

Menurutnya, materi yang dipersoalkan dinilai berpotensi mengarah pada dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah.

“Dugaan tersebut berkaitan dengan ketentuan Pasal 27A juncto Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Nomor 1 Tahun 2024, serta ketentuan KUHP mengenai pencemaran tertulis dan fitnah,” jelasnya.

Namun, persoalan tersebut kemudian ditempuh melalui jalur mediasi. Dalam pertemuan itu, kedua pihak menyepakati sejumlah langkah sebagai bentuk penyelesaian.

Baca juga :   Sah! Mamat Alkatiri Sunting Nafha Firah

Salah satunya, Ali Alkaf diminta membuat video permintaan maaf. Video tersebut telah dibuat dan menjadi bagian dari penyelesaian polemik.

Selain itu, Ali diminta melakukan penghormatan kepada bendera Merah Putih di Taman Makam Pahlawan Ksatria Ksetra Siguntang dan mengunjungi Tugu Pertempuran Lima Hari Lima Malam Palembang.

Ali juga diminta mengikuti tradisi tepung tawar di Istana Kesultanan Palembang Darussalam serta bertemu dengan Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV RM Fawaz Diraja.

Baca juga :   Dijanjikan Upah Rp500 Ribu, Pemuda di Lubuklinggau Nekat Antarkan Narkoba

Sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah, Ali juga diminta mengikuti kegiatan peringatan Perang 5 Hari 5 Malam Palembang selama minimal tiga tahun berturut-turut.

Dalam pertemuan tersebut, Ali menyampaikan penyesalan atas materi yang telah menimbulkan polemik.

Ia menegaskan tidak pernah bermaksud menghina, melecehkan, ataupun merendahkan perjuangan para pejuang Palembang.

Baca juga :   Minum Obat Flu, Istri Bintang Emon Malah Positif Narkoba

“Saya sebagai pelaku utama yang menyampaikan materi tersebut meminta maaf sebesar-besarnya, terutama kepada keluarga para pejuang Perang 5 Hari 5 Malam, para zuriat Kesultanan Palembang Darussalam, dan warga Kota Palembang yang merasa tersakiti dengan materi saya tersebut,” ujar Ali.

Ali menjelaskan materi tersebut awalnya dibuat untuk tujuan hiburan. Namun, ia mengakui cara penyampaiannya telah melewati batas dan menimbulkan ketersinggungan.

“Saya sama sekali tidak memiliki niat untuk mengolok-olok, melecehkan, ataupun menghina. Saya cuma mencoba sekadar menghibur, tapi mungkin batasnya saya sebagai anak muda belum paham,” katanya.

Baca juga :   Mau Wisata Sungai di Palembang Pake Musi Cruise, Bisa Pesan Tiketnya Lewat Online Lho! Berikut Caranya

Ali pun mengakui materi yang dibawakannya telah menjadi polemik dan menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

“Jadi kelewatan batas, keblablasan,” tutupnya. (DSK)

Ali Alkaf Komika Perang 5 Hari 5 Malam Stand Up Comedy
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDua Pekan, Satlantas Polrestabes Palembang Jaring Ratusan Motor Melanggar Aturan Lalu Lintas
Next Article Kasus ISPA Tembus 115 Ribu, Warga Palembang Diminta Waspada Kabut Asap
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,875 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,747 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,721 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?