Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga 3 Polisi yang Ditembak Kopda Bazarsah Minta Barang Korban Dikembalikan
Hukum

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Keluarga 3 Polisi yang Ditembak Kopda Bazarsah Minta Barang Korban Dikembalikan

RiyadiBy Riyadi24/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kopda Bazarsah saat menjalani sidang di Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (23/6/2025). Dalam sidang tersebut sebanyak 13 saksi dihadirkan, mereka memberikan keterangan kronologi penembakan saat melakukan penggerebekan judi sabung ayam. (Relung/YKP)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-Isak tangis keluarga tak terbendung saat Oditur Militer I-05 Palembang memperlihatkan barang-barang milik tiga anggota Polri yang tewas dalam insiden penembakan oleh terdakwa Kopda Bazarsah.

Momen mengharukan itu terjadi di akhir sidang pemeriksaan 14 saksi kasus penembakan berdarah tersebut, Senin (23/6/2025).

Ketiga korban yang gugur adalah Aipda Anumerta Petrus, Briptu Anumerta Ghalib, dan AKP Anumerta Lusiyanto.

Baca juga :   Utang Rp500 Ribu, Pemulung di Palembang Dipukul Petugas Koperasi Hingga Babak Belur

Barang-barang milik para korban ditunjukkan satu per satu di ruang sidang, mulai dari pakaian dinas, celana, sandal, sepatu, tasbih, hingga seragam Kapolsek, semuanya dibungkus dalam plastik transparan.

Suasana ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang mendadak hening ketika Oditur juga memperlihatkan senjata api laras panjang jenis SS1 yang telah dimodifikasi dengan komponen FNC senjata yang digunakan terdakwa dalam aksi penembakan.

“Benar ya, ini senjata yang digunakan?” tanya Ketua Majelis Hakim Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto kepada terdakwa dan saksi.

Baca juga :   Pelaku Curanmor Ditangkap saat Incar Nasabah Bank dengan Modus Pecah Kaca di Lubuklinggau 

Kopda Bazarsah beserta saksi mengangguk, membenarkan pernyataan hakim.

Ketika majelis hakim menanyakan kepada pihak keluarga apakah barang-barang korban ingin dikembalikan, keluarga yang hadir hanya bisa menjawab lirih sembari menangis dan menutup wajah.

“Iya, Yang Mulia… dikembalikan,” ucap salah satu anggota keluarga dengan suara terbata.

Baca juga :   Tangis Keluarga Korban Pecah, Hakim Jatuhkan Vonis Mati untuk Kopda Bazarsah atas Pembunuhan Polisi di Arena Sabung Ayam

Dalam sidang tersebut, sebanyak 13 orang saksi yang dihadirkan oleh Oditur Militer untuk dimintai keterangan. 13 saksi itu merupakan personel dari Polres Way Kanan dan Polsek Negara Batin yang ikut dalam penggerebekan arena sabung ayam yang dikelola oleh Kopda Bazarsah dan Peltu Yun Heri Lubis.

Suasana haru tak hanya dirasakan oleh keluarga korban, namun rekan satu tim yang ikut dalam rombongan juga masih mengingat jelas peristiwa berdarah tersebut.

Seperti yang diutarakan oleh Aipda Wara Ardany Rambe yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Negara Batin.

Baca juga :   Didakwa Bunuh Tiga Polisi, Oknum TNI Kopda Bazarsah Terancam Hukuman Mati

Aipda Wara berangkat dalam satu mobil bersama Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto dan Bripka Petrus Apriyanto menuju lokasi penggerebekan.

“Kami berangkat berlima menggunakan mobil, Kapolsek  bersama Bripka Heri Suryadi dan Robert Pardede duduk dibelakang. Saya di depan dan Bripka Petrus Apriyanto yang nyetir,”kata Wara, di depan Hakim Pengadilan Militer 1-04 Palembang, Senin (23/6/2025).

Ketika tiba di lokasi arena sabung ayam, AKP Anumerta Lusiyanto langsung turun dari mobil memimpin penggerebekan.

Baca juga :   Sempat Kirim Pesan Ingin Berbuka Puasa di Rumah, 3 Polisi Dihabisi Kopda Bazarsah Sebelum Azan Magrib Tiba

Terdapat satu mobil Toyota Agya yang hendak keluar dari lokasi judi sabung ayam melihat kedatangan polisi. Lusiyanto pun langsung menghadang mobil tersebut.

“Tak lama dari itu ada suara tembakan dari dalam (arena judi). Lalu terdengar lagi suara tembakan dari luar,”ujarnya.

Aipda Wara saat itu hanya berjarak 7 meter dari Kapolsek. Sedangkan Bripka Petrus berada di belakang bersama anggota lainnya.

Baca juga :   Cerita Haru AKP Lusiyanto, Pilih Jadi Sopir Demi Sekolahkan Anak, Tewas Saat Gerebek Judi Sabung Ayam

Ketika kejadian, Aipda Wara mengaku melihat Kopda Bazarsah menggunakan baju hitam ia mengarahkan senjatanya ke  Petrus hingga terjatuh terkena tembakan.

“Tak lama ada teriakan anggota yang lain bahwa Petrus tertembak. Saya melihat bola matanya pecah. Saat itu saya panik,” ungkap Wara.

Aipda Wara pun langsung  mencoba menyelamatkan diri dengan melompat ke kebun singkong di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga :   Kopda Bazarsah Dipecat dari TNI: Didakwa Bunuh Tiga Polisi dan Kelola Judi

Setelah tak ada lagi suara tembakan ia pun baru memberanikan diri untuk keluar.

“Saat suara tembakan berhenti saya pindah ke mobil yang berada di barisan kedua dan berkumpul dengan teman-teman yang lain,” jelas dia.

Ia baru menyadari bahwa tembakan itu telah menewaskan Kapolsek Negara Batin AKP Anumerta Lusiyanto bersama Bripka Petrus Apriyanto beserta Bripda Ghalib.

Baca juga :   Bantu Persalinan di Perairan Sungai Musi, Ditpolairud Polda Sumsel Kerahkan Ambulance Apung

Mereka kemudian meminta bantuan ke Polres Way Kanan untuk melakukan evakuasi jenazah tiga korban.

“Saya begitu sedih sebelumnya sempat bercanda bersama satu mobil. Kami berangkat berlima pulang bertiga,”ujarnya menahan tangis.[YKP]

Kopda Bazarsah Penembakan 3 polisi Penembakan Way Kanan Sidang Kopda Bazarsah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJemaah Haji Kloter 10 Palembang Tiba, Pencarian Nurimah Terus Berlangsung
Next Article Ayah di Banyuasin Rantai Leher Anak Kandung, Polisi Tangani Kasus Kekerasan Anak
Riyadi

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,911 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,783 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,756 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?