Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Tinjau Kebocoran Pipa Minyak Medco Energy, Legislatif PALI Minta Tanggung Jawab
Regional

Tinjau Kebocoran Pipa Minyak Medco Energy, Legislatif PALI Minta Tanggung Jawab

alwiBy alwi28/01/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
DPRD PALI saat meninjau lokasi kebocoran pipa minyak PT Medco E&P Indonesia. (Eko/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meninjau langsung lokasi kebocoran pipa minyak milik PT Medco E&P Indonesia yang terletak di Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah dan Ketua Komisi II DPRD PALI beserta rombongan menyusuri medan yang ditempuh dengan berjalan kaki sejauh 4 kilometer.

Pasalnya, kendaraan roda empat mereka tidak dapat menembus kondisi jalan berlumpur menuju lokasi.

Baca juga :   Kloter 15 Embarkasi Palembang Diberangkatkan, Jemaah Diingatkan Simpan Tenaga Hadapi Armuzna

“Kami ingin memastikan PT Medco bertanggung jawab penuh atas dampak pencemaran lingkungan ini. Sungai yang sebelumnya menjadi sumber air bersih kini tercemar dan tidak layak digunakan. Kami tidak akan tinggal diam melihat masyarakat dirugikan,” kata Firdaus, saat dihubungi Selasa (28/1).

Dia menambahkan kondisi jalan yang sulit tidak menghalangi komitmen DPRD PALI untuk memastikan fakta di lapangan.

Setibanya di lokasi, genangan minyak mentah masih terlihat di sekitar pipa yang bocor. Selain itu, aliran sungai yang tercemar berdampak signifikan pada ekosistem dan mata pencaharian masyarakat.

Baca juga :   Perampokan Menimpa Siswi SD di Pendopo, Warga Mulai Waspada

“Kami melihat ratusan kantong plastik berisi minyak yang belum diangkut. Ini sangat memprihatinkan dan harus segera ditangani. PT Medco harus bertanggung jawab penuh, termasuk memulihkan kualitas air dan tanah yang tercemar. Lambannya penanganan ini tidak dapat diterima,” tegasnya.

Pihak PT Medco E&P Indonesia menduga kebocoran pipa ini disebabkan oleh vandalisme. Namun, Firdaus menekankan alasan tersebut tidak boleh menjadi pembenaran untuk mengabaikan dampak pencemaran.

“Kami akan memanggil PT Medco dan melibatkan SKK Migas untuk segera menindaklanjuti kasus ini. Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari kelalaian perusahaan. Kami juga akan menyiapkan langkah hukum lebih lanjut ke Polda, Kejati, hingga Kementerian Lingkungan Hidup,” tambahnya.

Baca juga :   Diduga Serangan Jantung, Pria Asal Lampung Ditemukan Tewas di Rumah Makan Sederhana OKI

Firdaus juga menyoroti insiden serupa yang terjadi di Desa Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi, dalam waktu yang tidak berjauhan.

Kerusakan yang dialami masyarakat mencakup lahan pertanian rusak, hilangnya sumber air bersih, serta ancaman terhadap kehidupan satwa darat dan air.

“Kejadian ini bukan yang pertama. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Kami prihatin karena dampak ini merusak kearifan lokal seperti perairan Lelang Lebak Lebung yang menjadi sumber pendapatan masyarakat. DPRD PALI akan memastikan perusahaan bertanggung jawab sepenuhnya,” tegasnya.

Baca juga :   Situs Pengaduan Macet, Dugaan Kejahatan Lingkungan di PLTU Sumsel Menguap

Sementara itu, Kabid Humas PT Medco Energy, Yulianto, menyatakan bahwa perusahaan hanya berkewajiban melakukan pembersihan limbah tanpa memberikan ganti rugi. “Secara regulasi, karena kebocoran pipa disebabkan oleh vandalisme, maka tidak ada ganti rugi. Namun, kami tetap melakukan pembersihan limbah,” singkatnya. (Eko)

DPRD PALI Pali PT Medco Energy
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMahasiswa di Musi Rawas Nekat Antar Ratusan Ekstasi, Diupah Hanya Rp50 Ribu
Next Article Teluk Meksiko Berganti di Google Maps, Jadi Teluk Amerika
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,004 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,874 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,846 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?