Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Tragis! Petry Dibunuh Suaminya, Direkayasa Seolah Perampokan
Hukum

Tragis! Petry Dibunuh Suaminya, Direkayasa Seolah Perampokan

RiyadiBy Riyadi04/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Perampokan yang menewaskan Petry Sihombing (35) di Perumahan Puri Anggrek, Kota Serang, akhirnya terungkap. Pelaku pembunuhan ternyata adalah suaminya sendiri, Wadison Pasaribu (37). (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Misteri kematian tragis Petry Sihombing (35), warga Perumahan Puri Anggrek, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, akhirnya terkuak. Ia ternyata bukan korban perampokan seperti dugaan awal. Justru pelaku pembunuhan adalah suaminya sendiri, Wadison Pasaribu (37).

Penangkapan Wadison dibenarkan oleh Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol Yudha Satria. “Iya, sudah ditangkap. Pelaku suaminya,” kata Yudha saat dikonfirmasi, Rabu (4/6/2025).

Awalnya, kasus ini menghebohkan warga karena Petry ditemukan tewas bersimbah darah pada Minggu pagi (1/6/2025). Suaminya, Wadison, disebut juga sebagai korban karena ditemukan dalam kondisi terikat di dalam karung, seolah ikut diserang pelaku perampokan.

Baca juga :   Satres Narkoba Polrestabes Palembang Razia Tempat Hiburan Elite, Dua Orang Positif Narkoba

Namun fakta mengejutkan muncul dari keterangan anak korban yang baru berusia 7 tahun. Kepada penyidik, sang anak mengaku bahwa dirinya disuruh oleh ayahnya sendiri untuk keluar rumah dan meminta pertolongan warga.

“Jadi si anak bilang, saat dia teriak minta tolong itu karena disuruh ayahnya sendiri. Padahal, warga pikir ayahnya juga korban karena diikat dan dimasukkan ke karung,” ujar tetangga korban, Siti Maryam.

Keterangan sang anak menjadi kunci terbongkarnya skenario Wadison yang sengaja merekayasa pembunuhan agar tampak seperti aksi perampokan. Ia diduga tega menghabisi nyawa istrinya karena emosi setelah ketahuan selingkuh.

Baca juga :   Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Siswi SMP yang Tewas di TPU Palembang

Warga sekitar menyebut, sebelum kejadian pasangan ini sempat terlibat cekcok. Petry ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan tubuh tengkurap di kamar tidur, sementara Wadison ditemukan terbungkus karung dalam keadaan hidup.

“Diduga, Wadison mengikat dirinya sendiri untuk mengalihkan perhatian dan membangun skenario seolah-olah dia juga jadi korban,” ujar Maryam.

Menurut penuturan tetangga lainnya, Jansen Pasaribu, keluarga kecil ini selama ini dikenal baik dan tidak pernah menunjukkan masalah serius.

Baca juga :   Brigadir AK Diduga Cekik Bayinya, Polda Jateng Lakukan Penyelidikan

“Almarhumah orangnya supel, ramah, aktif di lingkungan. Suaminya juga dikenal baik, meski jarang pulang karena bekerja di Bayah, Lebak,” katanya.

Namun belakangan diketahui, hubungan keduanya merenggang. Wadison, yang bekerja sebagai pegawai koperasi simpan pinjam (bank keliling), diduga terlibat perselingkuhan yang memicu pertengkaran dengan sang istri.

Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk motif pasti di balik pembunuhan dan hilangnya sejumlah barang berharga milik korban seperti uang dan perhiasan yang sebelumnya memperkuat dugaan perampokan.

Baca juga :   Pengadilan Palembang Jatuhkan Vonis Mati Tiga Pembunuh Pegawai Koperasi

Warga sekitar berharap proses hukum berjalan transparan dan adil. “Kami kaget, karena mereka selama ini terlihat baik-baik saja. Semoga polisi bisa mengungkap semuanya sampai tuntas,” ujar Jansen.

Kini Wadison telah diamankan oleh penyidik Satreskrim Polresta Serang Kota dan masih menjalani pemeriksaan intensif.[YKP]

Dibunuh Suami Pembunuhan Petry Sihombing Serang Wadison Pasaribu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJaga Kinerja dan Integritas, Cicilan ASN dan PPPK Jangan Lebihi 30 Persen Gaji
Next Article RedMagic Tablet 3 Pro Siap Meluncur 11 Juni, Usung Chipset Snapdragon 8 Gen 3 Elite
Riyadi

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,873 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,718 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?