Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Viral Dugaan Eksploitasi Anak, Pemkab OKU Timur Bakal Ambil Tindakan Tegas
Regional

Viral Dugaan Eksploitasi Anak, Pemkab OKU Timur Bakal Ambil Tindakan Tegas

alwiBy alwi17/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Penangkapan ibu yang diduga melakukan eksploitasi anak di OKU. (Istimewa/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Menindak lanjuti video viral seorang anak kecil manusia silver menangis karena dimarah dan dipukul ibu kandungnya karena tidak dapat uang dari mengemis di kawasan Martapura, Kabupaten OKU Timur.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur melalui Satpol PP dan Linmas, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) serta Dinas Sosial bergerak cepat turun ke lapangan, Rabu (16/7/2025).

Baca juga :   Tiga Pemasok Narkoba Lintas Wilayah Ditangkap di Lubuklinggau

Dalam video berdurasi 1 menit 21 detik itu menampilkan adegan memilukan, seorang anak yang tampak tertekan dan hanya bisa menangis saat ibunya memarahinya di tempat umum di teras ruko kawasan Kota Baru, Martapura.

Lalu seorang wanita datang sambil merekam menggunakan ponselnya sambil menanyakan mengapa sang ibu kandung tega memarahi dan memukul bocah tak berdosa itu.

“Ngapo? Ibu ni idak kasian apo samo adek ini. Dari tadi ku perhatikan dari dalam mobil ibu ni marahi. Idak dapat duit dimarahi. Astagfirullahalazim bu, budak masih kecik mak ini bu. Anaknyo bukan ini? Anak kandung, di mano rumahnyo. Ya Allah, bu. Ibu bisa kena lapor polisi lo bu,” kata perempuan itu dengan nada lirih.

Baca juga :   Iklan Esemka Tahun 2012 Kembali Viral, Netizen: Mobil Goib, Satu Negara Tertipu

Terkait temuan permasalahan eksploitasi anak ini, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas, Ikra Sentana membenarkan, bahwa video viral yang memperlihatkan aksi manusia silver tersebut memang terjadi di wilayah OKU Timur.

“Begitu kami menerima informasi dan melihat videonya yang beredar luas di media sosial, kami langsung bergerak. Tim kami turun ke lapangan dan berhasil mengamankan anak di bawah umur yang berperan sebagai manusia silver. Mereka kami temukan bersama ibu kandungnya yang ternyata turut mengarahkan dan mendampingi aksi tersebut,” jelas Ikra.

Menurutnya, keberadaan manusia silver, apalagi yang melibatkan anak-anak, sangat memprihatinkan. Selain membahayakan keselamatan anak di jalanan, kondisi tersebut juga berdampak pada citra dan kenyamanan lingkungan kota.

Baca juga :   Sengaja Dibakar untuk Tanam Sayur, Dua Pelaku Pembakaran Lahan di Sako Palembang Ditangkap

“Ini tanggung jawab moral kita bersama, setelah diamankan, anak-anak beserta ibunya langsung kami serahkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan pembinaan dan pendampingan lebih lanjut,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten OKU Timur, Hanafi menjelaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pembinaan secara persuasif terhadap ibu dan anak yang sempat diamankan dalam kasus manusia silver.

Dalam proses tersebut, Pemkab melalui Dinas Sosial menawarkan dua pilihan kepada yang bersangkutan, jika memang membutuhkan tempat tinggal dan penghidupan yang lebih layak, mereka dapat difasilitasi untuk tinggal di panti sosial. Namun, setelah disampaikan, tawaran tersebut ditolak.

Baca juga :   Terseret Arus Sungai Saat Bermain, Bocah Tiga Tahun di Muara Enim Ditemukan Tewas di PALI

“Kami tidak memaksa. Tapi kalau mereka menolak tinggal di panti, maka kami kembalikan ke daerah asal mereka dengan satu catatan penting tidak boleh lagi melakukan aktivitas mengemis atau bentuk eksploitasi anak lainnya,” tegas Hanafi.

Ia menekankan bahwa sesuai amanat undang-undang, negara bertanggung jawab memelihara anak-anak yang terlantar dan miskin. Karena itu, apabila aktivitas serupa kembali dilakukan, maka Dinas Sosial akan mengambil tindakan lebih tegas dengan menempatkan mereka di panti sosial agar dapat dibina secara lebih intensif.

Hanafi juga menyampaikan bahwa saat ini Pemkab OKU Timur memiliki kerja sama dengan sejumlah panti sosial, baik yang berada di wilayah OKU Timur, Muara Enim, Palembang, hingga Lampung.

Baca juga :   Viral Video Polisi Diduga Terima “Salam Tempel”, Pengunggah Minta Maaf

“Malam ini, Dinas Sosial bersama Satpol PP masih terus melakukan patroli dan penyisiran di beberapa titik. Operasi ini ditujukan untuk mencari dan menertibkan siapa pun yang masih melakukan aktivitas seperti mengamen, mengemis, atau menjadi manusia silver. Hanafi memastikan bahwa kegiatan ini akan berlanjut hingga esok hari,” tegasnya.

Plt Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Inoferwenti Intan menyayangkan terjadinya aksi manusia silver yang melibatkan anak di bawah umur.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk eksploitasi anak yang tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Baca juga :   Juarai STQH di PALI, Wali Kota Palembang Beri Bonus dan Umrah

“Anak itu masih kecil. Seharusnya dia berada di bangku sekolah, belajar, bermain, dan tumbuh dengan penuh kasih sayang bukan dicat silver dan dimarahi hanya karena tidak membawa uang. Ini jelas bentuk eksploitasi,” ujar Intan dengan nada prihatin. (MZN)

Eksploitasi Anak Manusia Silver Pemkab OKU Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleProf Sofian Effendi Ungkap Keraguan atas Keabsahan Ijazah S1 Presiden Jokowi
Next Article Live-Action Wind Breaker Tayang Perdana 5 Desember
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,741 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?