RELUNG.ID- Curhatan seorang warga negara asing (WNA) asal Thailand yang kehilangan handphone (HP) di Indonesia viral di media sosial.
Ia mengaku kecewa setelah laporannya ke kantor polisi justru tak digubris, sementara bantuan cepat justru datang dari petugas pemadam kebakaran (Damkar).
Curhatan itu pertama kali dibagikan lewat akun X (Twitter) @jenbiverse, lalu ramai diunggah ulang akun Instagram @mood.jakarta, Kamis (2/10/2025).
Dalam tulisannya, WNA Thailand itu mengaku kehilangan HP di kawasan Bogor, Jawa Barat. Ia pun melapor ke kantor polisi dengan harapan bisa segera dibantu. Namun, selama lebih dari satu jam berada di kantor polisi, tidak ada petugas yang mendatanginya.
Ia bahkan menyebut polisi yang berada di dekatnya hanya duduk santai sambil menonton film.
“Maaf harus bilang ini, tapi polisi di Indonesia benar-benar tidak berguna. Saya sudah di kantor polisi selama satu jam, dan tidak ada petugas yang berbicara dengan saya,” tulisnya.
Ia mengaku sempat ditanyai detail HP miliknya, termasuk Apple ID yang masih ia hafal. Namun, polisi disebut tidak tahu cara menindaklanjuti laporan itu.
Karena laporan di kepolisian tak membuahkan hasil, ia mengikuti saran warganet untuk meminta bantuan petugas Damkar. Awalnya heran, ia akhirnya mencoba, dan justru langsung mendapat respons cepat.
Tiga petugas Damkar bersama dua temannya membantu melakukan pencarian. Tak lama, barulah polisi datang kembali untuk menemuinya dan mencatat detail kehilangan HP tersebut.
WNA Thailand itu pun mengaku pelayanan Damkar dan polisi yang menemuinya kemudian jauh lebih baik dibandingkan saat ia sendirian melapor di kantor polisi.
Meski kecewa pada pengalaman awalnya, ia tetap berterima kasih kepada teman-teman dan warganet Indonesia yang sigap menolong.
“Terima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya! Begitu banyak orang menghubungi menawarkan dukungan, dan saya sangat bersyukur,” tulisnya.
Ia juga menegaskan tidak kapok untuk datang kembali ke Indonesia.
“Jika ada kesempatan, saya akan kembali lagi dan saya juga berharap bisa segera mendapatkan ponsel saya kembali,” ujarnya.
Curhatan tersebut menyulut reaksi warganet. Banyak yang menyampaikan rasa malu sekaligus kritik terhadap sistem kepolisian di Indonesia.
“Reputasi polisi go internasional, mantap,” tulis akun @fajar.arthas92.
“Gw lebih setuju tugas polisi dialihkan ke Damkar, biar gajinya dinaikkan 2–4 kali lipat. Soalnya jujur, cuma Damkar yang kerja nyata,” komentar akun @aditya24almalik27.[YKP]

