Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Hotspot Sumsel Tembus 600, BPBD Perluas OMC hingga Malam Hari
Regional

Hotspot Sumsel Tembus 600, BPBD Perluas OMC hingga Malam Hari

ADMINBy ADMIN23/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi kabut asap di Kota Palembang. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin serius. Di tengah kemarau yang makin kering, jumlah titik panas atau hotspot di Sumsel melonjak hingga 600 titik pada Sabtu (22/8/2026).

Kondisi tersebut membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel kembali memperkuat upaya pencegahan karhutla. Salah satunya dengan kembali menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama lima hari.

Kepala BPBD Sumsel Muhammad Iqbal Alisyahbana mengatakan, peningkatan hotspot berkaitan erat dengan kondisi cuaca yang semakin kering akibat fenomena El Nino yang kini berada pada level sangat kuat.

Baca juga :   Rp100 Miliar Lebih Digelontorkan untuk Karhutla Sumsel, Menhut Ingatkan Dana Harus Tepat Sasaran

“Analisisnya yang pertama karena pengaruh cuaca. Ini kan El Nino kita sudah masuk di fase level sangat kuat, jadi otomatis kekeringan,” kata Iqbal, Sabtu (22/8/2026).

Meski demikian, Iqbal meminta masyarakat tidak langsung mengartikan 600 hotspot sebagai 600 titik kebakaran. Hotspot merupakan indikasi panas yang terdeteksi melalui pemantauan, sedangkan fire spot menunjukkan lokasi yang benar-benar mengalami kebakaran.

“Hotspot itu akan terjadi ketika daerah itu yang pertama kering, lalu jadi panas. Namun, titik hotspot belum tentu fire spot,” ujarnya.

Baca juga :   41 PPPK Kemensos Resmi Dilantik, Siap Perkuat Layanan Sosial di Empat Lawang

Untuk menekan risiko kebakaran, BPBD Sumsel kembali memperoleh dukungan OMC mulai Sabtu. Operasi ini memanfaatkan pertumbuhan awan yang berpotensi menghasilkan hujan di sejumlah wilayah.

“Kita hari ini dapat OMC lagi karena kita sampaikan ada potensi awan hujan. Jadi kita hari ini ada ini, sambil menunggu seberapa besar awan hujan itu untuk bisa disemai,” jelasnya.

Yang berbeda, pelaksanaan OMC kali ini tidak terpaku pada waktu siang. Penyemaian awan dapat dilakukan hingga malam hari selama terdapat potensi awan yang bisa disemai.

Baca juga :   Wali Kota Ratu Dewa Wajibkan ASN Naik Angkutan Umum Tiap Awal Bulan: Dari Teladan Menuju Budaya Transportasi Baru

“Mulai hari ini kalau bisa siang, siang. Kalau bisa malam, malam, yang mana ada potensi awan akan dilakukan OMC,” katanya.

Perubahan pola tersebut dilakukan untuk memperbesar peluang hujan turun di tengah kondisi kemarau yang semakin ekstrem.

Namun, BPBD tidak hanya mengandalkan rekayasa cuaca. Penanganan karhutla di lapangan tetap dilakukan secara simultan melalui operasi darat dan udara.

Baca juga :   Angka Kecelakaan Tinggi, 50 Persen Dana Asuransi Disalurkan ke OKU Timur

Saat ini terdapat enam helikopter water bombing dan dua helikopter patroli yang dikerahkan untuk memperkuat penanganan karhutla di Sumsel. Sementara satu helikopter tambahan masih dalam proses pengiriman karena mengalami kendala teknis dan diperkirakan tiba pada 27 Agustus 2026.

“Penanganan terus kita perkuat, baik itu darat, udara maupun satgas-satgas yang lain,” ujar Iqbal.

Selain pemadaman dan pencegahan, BPBD juga memperkuat satgas penegakan hukum serta sosialisasi kepada masyarakat. Pendekatan lain juga dilakukan melalui satgas doa sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi musim kering yang panjang.

Baca juga :   Lahan Gambut Seluas 3 Hektare di OKI Terbakar, Satu Unit Helikopter Waterboombing Diterjunkan

Dengan hotspot yang terus bertambah, masyarakat diminta tidak lengah. BPBD mengingatkan warga, khususnya di wilayah rawan, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar serta berhati-hati ketika menggunakan api di tengah kondisi yang sangat kering,” pungkasnya. (THQ)

Asap Karhutla BPBD Sumsel Karhutla
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSimpan Sabu dan Serbuk Ekstasi, Pria di Empat Lawang Ditangkap Polisi
Next Article Bantuan Helikopter Tambahan di Sumsel Baru Tiba 27 Agustus
ADMIN

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,883 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,729 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?