Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Cerita Warga Palembang Terlantar di Kamboja: Ditawari Kerja dengan Gaji Besar Hingga Berujung Penyiksaan
Regional

Cerita Warga Palembang Terlantar di Kamboja: Ditawari Kerja dengan Gaji Besar Hingga Berujung Penyiksaan

alwiBy alwi31/03/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Para korban dibawa ke Auditorium Bina Praja untuk proses serah terima dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (Dudi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Sebanyak 14 warga asal Palembang yang sempat terlantar di Kamboja akhirnya kembali ke Sumsel, Indonesia, Senin kemarin (30/3/2026).

Kepulangan mereka melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II ini dikawal langsung oleh aparat kepolisian.

“Kami sangat bersyukur dapat kembali pulang ke kampung halaman kami,” kata salah satu korban Ryansyah.

Baca juga :   Genangan Menyusut 1.650 Hektare, Pemkot Palembang Siapkan Strategi Baru Hadapi Banjir 2026

Warga 7 Ulu Palembang ini menceritakan, awal mula mereka terlantar di Kamboja ini dikarenakan mendapatkan tawaran kerja dari temannya bernama Agus.

Saat itu, dia ditawari untuk bekerja di Vietnam sebagai pegawai restoran dengan gaji yang menggiurkan.

“Karena anak-anak masih kecil dan ditawarin gaji besar tentu saya tergiur, dengan harapan bisa merubah nasib,” katanya di Kantor Gubernur Sumsel.

Baca juga :   11 April 2023, Ini Jadwal Imsak dan Subuh Puasa ke-20 Ramadhan untuk Wilayah Palembang dan Sekitarnya

Namun bukannya berubah nasib yang didapatkan malah penyiksaan. Sebab jika bekerja tidak sesuai target ia akan dicambuk, disengat listrik, hingga memikul galon.

“Kalau dicambuk di pantat sudah sering sampai biru-biru. Pernah juga disengat listrik di badan. Kita kerjanya tim saya sebagai yang chatting love dan nanti ada yang bagian lainnya untuk yang bisa menghasilkan uang,” katanya.

Menurut Ryansyah, ia kerja hampir tujuh bulan dan digaji hanya dua bulan, masing-masing per bulan digaji 200 dolar atau Rp3 juta. Sehingga total yang ia baru dapat Rp6 juta dan itupun sudah dikirimkannya ke keluarga.

Baca juga :   Bapenda Palembang Genjot Transparansi Pajak, Perluas Implementasi e-Tax

“Untuk saat ini saya sudah tidak pegang uang. Maka untuk bertahan hidup saat di penampungan meminta dikirim dari Palembang,” katanya.

Senada diungkapkan Varel, dia mengaku baru kerja disana selama empat hari dan belum mendapatkan gaji. Namun, dikarenakan dirinya merasa mau dijual ke perusahaan lain jika tidak menghasilkan uang maka dirinya pun memilih untuk kabur.

“Ada sembilan orang yang melarikan diri, ada yang dari Batam, dan Bengkulu. Jadi sekarang saya juga tidak pegang uang,” singkatnya.

Baca juga :   Pemkot Palembang Pilih Hening di Malam Tahun Baru sebagai Tanda Empati Bencana di Sumatera

Seperti diketahui, sebanyak 14 warga asa Palembang ini sempat membuat video untuk meminta bantuan kepada Gubernur Sumsel, dan Wali Kota Palembang agar memulangkan mereka ke Kota Palembang karena terlantar di Kamboja. Mereka terlantar akibat tertipu tawaran kerja hingga berujung pada penyiksaan.

Unggahan video itu pun kemudian viral dan mendapatkan respon dari Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang.

Kini, 14 warga asal Palembang akhirnya kembali ke kampung halamannya. Mereka pun didorong untuk membangun usaha di daerah sebagai langkah untuk memulai kehidupan baru. (DSK)

Gubernur Sumsel Kamboja Pemkot Palembang Pemprov Sumsel Warga Palembang terlantar di Kamboja
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKasus Campak Melonjak, DPRD Palembang Ingatkan Prioritas Kesehatan
Next Article Efisiensi Tanpa PHK, Herman Deru Jamin Nasib PPPK Sumsel Tetap Aman
alwi

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20260 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20264 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,951 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,820 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,793 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?