RELUNG.ID– Seorang pria berinisial J yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya di Polsek Sungai Lilin, ditemukan tewas terkubur di lahan kosong Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Rabu (4/11/2026) siang.
Penemuan jasad tersebut bermula dari penyelidikan Polsek Sungai Lilin bersama Unit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel atas laporan orang hilang. Dalam pengembangan kasus, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam kematian korban.
Kanit 5 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKP Novel Siswandi Kurniawan mengatakan, kedua orang tersebut mengaku telah menguburkan jasad J di wilayah Pemulutan Selatan.
“Dari hasil pemeriksaan dua pelaku mengaku telah menguburkan jasad korban di Desa Pematang Bangsal, Kecamatan Pemulutan Selatan, begitu juga informasi dari masyarakat sekitar,” kata Novel.
Berbekal pengakuan tersebut, tim Jatanras melakukan pencarian di lokasi yang dimaksud. Setelah dilakukan penggalian, petugas menemukan jasad korban dalam kondisi terkubur.
“Setelah kami gali ternyata benar tubuh korban terkubur. Rencananya jenazah korban akan kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk dilakukan autopsi,” tuturnya.
Novel mengungkapkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, salah satu orang yang diamankan mengaku memiliki dendam pribadi terhadap korban. Pengakuan itu berkaitan dengan dugaan tindakan sodomi yang disebut pernah dialaminya dari J.
Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut untuk memastikan motif dan kaitannya dengan dugaan pembunuhan.
“Kami masih mendalami lebih jauh motifnya. Kami juga akan mengungkap peran masing-masing tersangka dalam kasus pembunuhan ini,” beber Novel.
Selain memeriksa kedua orang yang diamankan, penyidik juga akan melakukan autopsi terhadap jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya.
Hingga kini, polisi masih mendalami rangkaian peristiwa yang menyebabkan J meninggal dunia, termasuk peran masing-masing orang yang diduga terlibat.[FZP]

