Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kisah Kang Hertigol, Petugas Kebersihan dan Marbot Masjid yang Dedikasikan Hidup Lawan Bullying Anak
Regional

Kisah Kang Hertigol, Petugas Kebersihan dan Marbot Masjid yang Dedikasikan Hidup Lawan Bullying Anak

alwiBy alwi20/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kang Hertigol, Petugas kebersihan sekaligus marbot masjid yang dedikasikan hidupnya lawan bullying anak. (Instagram)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Keterbatasan ekonomi tak menghalangi Kang Hertigol, atau Kang Herti, untuk berbuat sesuatu bagi anak-anak.

Di tengah kesibukannya mencari nafkah, pria asal Kampung Bewak, Desa Jayagiri, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memilih meluangkan waktu untuk mengedukasi anak-anak tentang bahaya perundungan atau bullying.

Baca juga :   Marbot Masjid di Palembang Dibegal, Jari Nyaris Putus dan Motor Raib Dibawa Kabur Pelaku

Kepeduliannya bermula dari kegelisahan melihat maraknya kasus perundungan terhadap anak yang beredar di media sosial.

“Saya sangat miris, sedih serta prihatin melihat di media sosial kejadian bullying terhadap anak di Indonesia,” kata Kang Hertigol.

Kegelisahan tersebut tidak berhenti menjadi keprihatinan. Ia kemudian memilih bergerak dari lingkungan terdekat dengan menggelar kelas edukasi anti-bullying secara gratis setiap dua minggu sekali.

Baca juga :   Iming-iming Rp2 Ribu, Marbot Masjid di Ogan Ilir Diduga Cabuli Belasan Anak

Cara yang digunakan pun dibuat sedekat mungkin dengan dunia anak. Kang Hertigol tidak ingin memberikan edukasi dengan cara yang kaku. Anak-anak diajak belajar melalui interaksi, permainan, seni hingga olahraga.

Sebelum kegiatan dimulai, ia juga memastikan mendapat izin dari orang tua anak-anak yang akan mengikuti kegiatan.

“Sebelum saya mengajak anak-anak, saya juga selalu meminta izin dahulu kepada orang tuanya. Bahkan, saya juga kerap membelikan jajanan kepada anak agar mereka mau ikut edukasi ini,” ujarnya.

Baca juga :   Akibat Kabut Asap, Penyakit ISPA Di Kabupaten Muratara Meningkat

Bagi Kang Hertigol, kampanye anti-bullying bukan sekadar upaya mencegah kekerasan terhadap anak. Ia ingin menciptakan lingkungan yang membuat anak merasa aman untuk berkembang dan mengejar prestasi.

Menurutnya, anak-anak Indonesia memiliki potensi besar. Berbagai prestasi telah ditorehkan di tingkat internasional dan hal tersebut harus terus dipertahankan.

“Sumber daya manusia khususnya di bidang pendidikan Indonesia ini hebat. Banyak prestasi yang diraih anak-anak di kancah internasional,” katanya.

Baca juga :   Bongkar Muat BBM Ilegal di Kawasan Dermaga Gasing Digerebek Polisi, KSOP Kelas I Palembang Sebut Izin Kadaluwarsa

Karena itu, ia ingin gerakan anti-bullying terus digaungkan agar anak-anak dapat tumbuh tanpa rasa takut dan memiliki kesempatan mengembangkan potensi mereka.

“Saya ingin prestasi ini terus dipertahankan dan terus mengkampanyekan anti bully sehingga prestasi anak bisa bersaing internasional,” lanjutnya.

Di balik kegiatan sosial tersebut, Kang Hertigol tidak memiliki sumber pendanaan besar. Sebagian kebutuhan kegiatan justru berasal dari penghasilannya sendiri.

Baca juga :   Wali Kota Ratu Dewa Launching Program MASUBA, Marbot Masjid Dapat Insentif Rp500 Ribu per Bulan

Sehari-hari, ia bekerja sebagai tukang sapu jalanan dan marbot masjid. Untuk menambah pemasukan, ia juga mengambil pekerjaan sebagai komentator pertandingan sepak bola anak-anak hingga menjadi pembawa acara dalam berbagai kegiatan dan hajatan di kampungnya.

Dari penghasilan tersebut, ia menyisihkan sebagian untuk memenuhi kebutuhan anak-anak yang mengikuti kegiatan edukasi.

“Uang inilah sebagian disisihkan untuk kebutuhan anak-anak, mulai dari uang jajan, alat tulis hingga makanan ringan untuk kegiatan edukasi,” tuturnya.

Baca juga :   441 Jemaah Haji Kloter 4 Tiba di Palembang, Total Jemaah Debarkasi Palembang yang Pulang Capai 1.770 Orang

Bagi Kang Hertigol, berbuat baik tidak harus menunggu memiliki banyak uang. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah kemauan untuk hadir dan konsisten memberikan perhatian kepada anak-anak.

Ia percaya, kepedulian yang dilakukan secara sederhana namun terus-menerus dapat memberikan dampak bagi lingkungan.

“Pesan saya jangan hanya menjadi penonton ketika melihat perundungan. Jika mampu, hadir, dengarkan, dan lakukan sesuatu untuk menghentikannya,” pungkasnya. (LWM)

Anti Bully Kang Hertigol Marbot Masjid Perundungan anak Petugas kebersihan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBEM FH UI Soroti Keterlibatan TNI dalam Pengamanan Aksi Mahasiswa
Next Article Sindikat Meterai Palsu Dibongkar, Negara Terancam Rugi Rp1 Triliun
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,887 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,759 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,733 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?