RELUNG.ID – Kopi Robusta Raden Kuning asal Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, mendapat kesempatan tampil di panggung internasional melalui ajang Gastronomic Forum 2026 di Barcelona, Spanyol, pada 2–4 November 2026.
Keterlibatan kopi unggulan Pagar Alam dalam delegasi Indonesia tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan karakter cita rasa kopi lokal kepada pelaku industri gastronomi dan kopi dunia, sekaligus membuka jalan bagi perluasan pasar internasional.
Pencapaian ini diraih setelah Robusta Raden Kuning melewati proses seleksi dan masuk semifinal dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia (KKSI) XVIII 2026 yang berlangsung di BSD, Tangerang.
Keberhasilan tersebut memperkuat potensi kopi Pagar Alam untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Selain memiliki karakter cita rasa khas, komoditas ini juga menjadi bagian penting dari identitas perkebunan dan perekonomian masyarakat setempat.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyambut positif kesempatan yang diperoleh Robusta Raden Kuning untuk mewakili Indonesia dalam forum gastronomi internasional tersebut.
Menurutnya, pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Pagar Alam sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan mutu dan daya saing kopi daerah.
“Selaku Wali Kota, kami sangat bangga atas pencapaian ini. Pemerintah daerah akan selalu mendukung upaya pengembangan produk kopi asal Pagaralam agar tetap terjaga kualitasnya,” ujar Ludi.
Ia berharap partisipasi dalam Gastronomic Forum 2026 dapat memperluas pengenalan kopi Pagar Alam di pasar global. Dukungan pemerintah daerah, kata dia, juga akan diarahkan pada pengembangan kualitas produksi dan perluasan akses pemasaran.
Partisipasi Robusta Raden Kuning di Barcelona diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan pelaku industri kopi dan kuliner dari berbagai negara.
Sementara itu, Muhammad Azhari, yang masuk 20 besar kompetisi kopi spesialti nasional kategori Robusta sekaligus Sekretaris Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Pagar Alam, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut.
Ia menilai keberhasilan Robusta Pagar Alam masuk 20 besar kategori Robusta dalam KKSI XVIII 2026 merupakan bukti bahwa kopi daerah memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
“Bagi saya, ini bukan sekadar prestasi dalam sebuah kompetisi, tetapi menjadi bukti bahwa kopi Pagaralam memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional,” ungkap Azhari.
Ia turut mengapresiasi kerja keras dan kebersamaan keluarga besar MPIG Kopi Robusta Pagar Alam dalam menjaga serta mengembangkan kualitas kopi lokal.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah perlu terus diperkuat melalui peningkatan mutu produksi, pendampingan petani, promosi, hingga perluasan akses pasar. Dengan demikian, prestasi dalam kompetisi dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat, terutama petani kopi.
Azhari menegaskan, tantangan pengembangan kopi Pagar Alam bukan hanya membawa produk unggulan ke berbagai ajang kompetisi, melainkan memastikan kualitas kopi mampu meningkatkan nilai jual dan kesejahteraan para pelaku usaha.
“Kita ingin kopi Pagar Alam tidak hanya dikenal karena namanya, tetapi juga dihargai karena kualitasnya,” tegasnya.
Ke depan, ia berharap pengembangan kopi Pagar Alam dapat dilakukan secara lebih luas, termasuk mempersiapkan varietas Arabika Raden Kuning agar berpeluang mengikuti KKSI pada tahun mendatang.
Menurut Azhari, keberagaman varietas kopi yang dimiliki Pagar Alam merupakan potensi yang perlu dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah daerah, MPIG, petani, dan pelaku usaha.
Ia optimistis sinergi seluruh pihak dapat memperkuat posisi kopi Pagar Alam di pasar nasional maupun internasional.
“Bagi saya, memajukan kopi Pagaralam bukan hanya tentang bisnis, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga kualitas, mengangkat nama daerah, dan meningkatkan kesejahteraan para petani kopi,” pungkasnya. (TFK)

