Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Bukan Hanya Presiden Prabowo, Jenderal Listyo Juga Diduga Sadap Nomor Telepon Tokoh Politik, LSM dan Media

03/11/2026

Dilaporkan Sejak 30 Oktober, Penyidikan Dugaan Kasus Jenderal Listyo Sigit Berlangsung Hampir Sepekan

03/11/2026

Ternyata LSP Sudah Sadap Nomor Presiden Prabowo Sejak 2025, Begini Kronologinya

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Mahasiswa Pendidikan Sejarah Unsri Telusuri Jejak Megalitik Pasemah di Pagaralam
Regional

Mahasiswa Pendidikan Sejarah Unsri Telusuri Jejak Megalitik Pasemah di Pagaralam

RiyadiBy Riyadi02/11/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) saat kegiatan Studi Proyek dan Riset Mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.(Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Suasana siang yang biasanya tenang di Dusun Tebing Tinggi, Lubuk Buntak, Kota Pagaralam, mendadak ramai. Puluhan mahasiswa berseragam jaket kuning turun dari bus dan berjalan menuju kawasan persawahan di ujung dusun, Sabtu (31/10/2026).

Kedatangan rombongan tersebut menarik perhatian warga. Sejumlah ibu-ibu yang sedang duduk di teras rumah menyambut mereka dengan ramah. Sapaan hangat pun mewarnai perjalanan rombongan di tengah suasana pedesaan yang sejuk, pada ketinggian sekitar 800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Rombongan berjumlah 67 mahasiswa itu kemudian melanjutkan perjalanan menuju area persawahan. Mereka berhenti di dekat dua batu peninggalan megalitik yang berada di dalam pagar besi berwarna hijau.

Baca juga :   BMKG Sumsel: Waspada Hujan Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Hari Ini

Rombongan tersebut merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri), yang didampingi dosen dan tenaga kependidikan. Kedatangan mereka merupakan bagian dari kegiatan Studi Proyek dan Riset Mahasiswa Semester Ganjil Tahun Akademik 2026 di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Kegiatan yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mempelajari sejarah secara langsung melalui penelusuran warisan peradaban megalitik Pasemah.

Ada tiga situs bersejarah yang menjadi lokasi kunjungan, yakni Situs Tebing Tinggi, Situs Belumai, dan Situs Tegur Wangi.

Baca juga :   Pj Gubernur Sumsel Dorong Mahasiswa Politeknik STIS Terapkan Ilmu Lewat PKL

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi sejarah secara teoretis, tetapi juga berkesempatan mengamati, mengidentifikasi, mendokumentasikan, serta menganalisis peninggalan sejarah dan budaya yang ditemukan di lapangan.

Studi proyek dan riset ini merupakan implementasi tujuh mata kuliah wajib yang mengintegrasikan teori perkuliahan dengan pengalaman empiris. Hasil kajian mahasiswa nantinya akan dikembangkan menjadi materi dan media pembelajaran sejarah berbasis teknologi digital.

Dengan pendekatan tersebut, pembelajaran sejarah diharapkan menjadi lebih kontekstual, menarik, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Baca juga :   Menteri Keuangan Temukan Kejanggalan Harga Barang Impor di Bea Cukai Tanjung Perak

Untuk memperkaya wawasan mahasiswa mengenai sejarah, arkeologi, dan pelestarian warisan budaya megalitik Pasemah, kegiatan ini juga menghadirkan Mario Andramartik sebagai narasumber. Dia dikenal sebagai penggerak kebudayaan dan pariwisata Sumatera Selatan sekaligus anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Lahat.

Sebanyak 67 mahasiswa mengikuti kegiatan ini dengan didampingi empat dosen serta dua tenaga kependidikan dan administrasi.

Kepala Departemen Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS) sekaligus Koordinator Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Unsri, Dr. Hudaidah, M.Pd., mengatakan kegiatan Studi Proyek dan Riset merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus kompetensi mahasiswa.

Baca juga :   UNSRI Tegaskan Tidak Ada Kenaikan UKT di 2023

Menurutnya, pembelajaran sejarah tidak cukup hanya dilakukan di dalam kelas. Mahasiswa perlu berinteraksi langsung dengan sumber-sumber sejarah agar mampu memahami berbagai peninggalan budaya berdasarkan pengamatan dan penelitian.

Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa juga diharapkan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif, termasuk keterampilan penelitian serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi.

Selain aspek akademik, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah dan budaya lokal.

Baca juga :   Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari Aiptu Asep Ternyata Bersama 2 Prajurit TNI

Terlebih, peradaban megalitik Pasemah merupakan salah satu kekayaan sejarah dan kebudayaan yang menjadi identitas penting Sumatera Selatan.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education).

Studi Proyek dan Riset Mahasiswa Pendidikan Sejarah Unsri tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas akademik di luar kampus. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan sejarah, penelitian, teknologi, dan pelestarian budaya.[YKP]

Jejak Mahasiswa Megalitik Pasemah Telusuri UNSRI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Ungkap Delapan Anak Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di Banyuasin
Next Article AKBP Netty Rosdiana Siagian Ungkap Alasan Mundur dari Polri: Ingin Mengabdi Lewat Jalur Lain
Riyadi

Related Posts

Regional

Wapres Gibran Mendunia, Media Arab Ulas Pembatalan Suket oleh Mahkamah Agung

03/11/202611 Views
Regional

Diduga Terdampak Karhutla, Kukang Betina Ditemukan Tersesat di Halaman Koramil

03/11/20263 Views
Regional

Polres Empat Lawang Sita 208 Botol Miras dari Dua Warung, Dua Orang Diamankan

03/11/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,815 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,623 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,555 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?