RELUNG.ID- Nasib AF (25), pria asal Lumajang, Jawa Timur, menjadi sorotan setelah alat vitalnya dipotong oleh istrinya, AA (25), menggunakan celurit. Aksi tersebut diduga dipicu kecemburuan karena AF disebut kerap berselingkuh dan mengancam akan menceraikan istrinya.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (14/8/2026). Saat kejadian, AF sedang tertidur di dalam kamar ketika AA diduga melakukan penyerangan menggunakan celurit.
Akibat kejadian tersebut, AF mengalami luka serius pada bagian alat vital dan langsung dilarikan ke RSUD dr Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah menjalani operasi dan perawatan selama empat hari, kondisi AF mulai membaik. Ia diperbolehkan meninggalkan rumah sakit pada Selasa (18/8/2026).
Kabid Pelayanan Medis RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Yanna Susanti, mengatakan AF tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 14 Agustus 2026 dengan kondisi mengalami luka pada alat vital.
“Pasien tersebut kami terima tanggal 14 Agustus di Instalasi Gawat Darurat dengan kondisi ada luka di alat vital,” ujar Yanna, Sabtu (22/8/2026).
Setelah menjalani pemeriksaan, tim medis langsung melakukan tindakan operasi yang ditangani dokter spesialis urologi.
“Pada saat itu juga kami lakukan operasi oleh dokter spesialis Urologi. Setelah itu pasien dipindah di kamar perawatan biasa, empat hari kemudian tepatnya 18 Agustus pasien kami pulangkan,” jelas Yanna.
Meski sudah diperbolehkan pulang, kondisi AF belum sepenuhnya pulih. Ia masih harus menjalani pemeriksaan secara berkala di Poli Urologi RSUD dr Haryoto Lumajang.
Kontrol tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan luka serta fungsi organ yang terdampak, termasuk fungsi berkemih dan reproduksi.
Yanna mengatakan tingkat kesembuhan AF belum dapat dipastikan karena proses pemulihan masih berlangsung.
“Kami semua berharap baik kondisi luka fisik, fungsi berkemih dan fungsi reproduksi kembali normal. Jadi pasien masih harus kami evaluasi melalui kontrol rutin secara berkala,” tuturnya.
Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto sebelumnya mengatakan penyerangan dilakukan saat AF sedang tertidur di dalam kamar.
Menurutnya, AA diduga memegang alat vital korban kemudian melukainya menggunakan celurit hingga korban mengalami luka berat.
“Dengan cara memegang batang kemaluan korban dan diiris dengan menggunakan clurit sehingga mengalami luka berat. Selanjutnya terduga pelaku lari, tali berhasil diamankan Kepala Desa dan dibawa ke Polsek Kunir,” kata Suprapto.
Suprapto menyebut tindakan tersebut diduga dipicu rasa cemburu. AA disebut mengetahui suaminya kerap berselingkuh dengan perempuan lain dan sering mengancam akan menceraikannya.
“Penganiayaan tersebut karena terbakar api cemburu terhadap suaminya yang seringkali berselingkuh dengan wanita lain dan mengancam akan menceraikannya,” ujarnya.
Bibi korban, Muslim, mengatakan hubungan rumah tangga AF dan AA sempat mengalami keretakan sebelum kejadian.
Menurut Muslim, sekitar dua pekan sebelum insiden, keduanya sempat terlibat cekcok yang diduga dipicu kecemburuan.
“Dua minggu lalu sempat terjadi cekcok, karena cemburu. Jadi yang istri itu cemburu,” tuturnya.
Muslim juga mengungkapkan bahwa AA sempat mengeluhkan AF yang tidak pulang ke rumah selama dua hari. Setelah AF kembali ke rumah, kemudian terjadi peristiwa penyerangan tersebut.
Selama ini, AF diketahui bekerja di sebuah toko. Sementara AA lebih banyak berada di rumah dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.
Kasus penyerangan tersebut kini telah ditangani aparat kepolisian. Sementara AF masih harus menjalani kontrol medis secara berkala untuk memantau proses pemulihan akibat luka yang dialaminya.[YKP]

