Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Profil Bonatua Silalahi, Akademisi yang Perlihatkan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU
Politik

Profil Bonatua Silalahi, Akademisi yang Perlihatkan Salinan Ijazah Jokowi dari KPU

RiyadiBy Riyadi11/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Nama Bonatua Silalahi menjadi sorotan publik setelah memperlihatkan salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang diperolehnya dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Bonatua tercatat lahir di Medan pada 20 Mei 1977. Ia berasal dari marga Silalahi, salah satu marga Batak di Sumatera Utara.

Dikenal sebagai akademisi dan peneliti independen, Bonatua juga aktif sebagai konsultan kebijakan publik serta kerap terlibat dalam isu-isu kepemiluan, termasuk autentikasi dokumen pejabat negara.

Baca juga :   Dicopot Jadi Kapolri, Listyo Sigit: Saya Akan Dilantik Menjadi KSP

Keterlibatan Bonatua dalam polemik ijazah Jokowi bermula saat ia melaporkan sejumlah lembaga negara ke Ombudsman RI. Ia melaporkan KPU RI, KPU DKI Jakarta, KPU Surakarta, serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Ia meminta Ombudsman memeriksa layanan ANRI terkait arsip ijazah Jokowi.

“Yang saya laporkan itu pertama pasti ANRI selaku pihak yang memberikan layanan dokumen,” ujar Bonatua.

Baca juga :   Cekcok di Pengundian Nomor Urut PSU Empat Lawang, Budi Antoni Protes Soal Bola Undian

“Saya juga turut melaporkan KPU Pusat, KPU DKI Jakarta, dan KPU Surakarta karena mereka memiliki fungsi yang sama,” lanjutnya.

Belakangan, KPU RI membuka akses terhadap salinan ijazah Jokowi setelah sembilan bagian informasi yang sebelumnya disensor dinyatakan terbuka untuk publik.

Bonatua menjadi pihak yang pertama kali memperlihatkan salinan tersebut kepada publik setelah menerimanya langsung dari KPU RI. Ia kemudian membagikan dokumen tersebut melalui media sosial pribadinya.

Baca juga :   Jokowi Ikut Yoga di Depan Rumahnya, Warga Antusias Berebut Foto

“Saya memutuskan membagikan ini di media sosial saya. Bisa dicek di media sosial saya. Artinya, jika kalian mau teliti jangan pakai yang dibikin orang lain,” ujarnya di KPU RI, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Berdasarkan penelusuran Kompas.com, terdapat dua versi salinan yang diunggah Bonatua. Dokumen pertama merupakan salinan terlegalisir yang digunakan saat Pilpres 2014 dengan cap merah, sementara dokumen kedua digunakan pada Pilpres 2019 dengan cap biru.

Bonatua menilai dokumen tersebut seharusnya menjadi bahan diskursus publik yang ilmiah, bukan sekadar perdebatan berbasis opini atau keyakinan.

Baca juga :   Kuasa Hukum Sebut Jokowi Siap Hadir di Persidangan Jika Kasus Ijazah Dinyatakan P21

“Kita dari sini mari berbicara dengan gaya peneliti, tapi jangan sembarangan tuduh,” ujarnya.

Ia menilai masyarakat saat ini terbelah menjadi tiga kelompok dalam menyikapi isu ijazah Jokowi, yakni pihak yang meyakini ijazah tersebut asli, pihak yang ragu-ragu, serta pihak yang tidak percaya.

“Menurut saya sekarang ada tiga masyarakat Indonesia terbelah. Pertama orang yang percaya bahwa ijazah beliau ada dan asli, dan orang yang ragu-ragu, serta yang ketiga adalah orang yang tidak percaya,” katanya.

Baca juga :   PSI Sebut PDIP Kesulitan Menang Usai Berpisah dengan Jokowi

Menurutnya, perdebatan selama ini lebih banyak berada di ranah keyakinan ketimbang pendekatan empiris.

“Dengan adanya ini, kita mencoba menawarkan suatu pendekatan baru, yaitu pendekatan fakta empiris. Karena saya peneliti, inilah hasil fakta empiris itu,” ucapnya.

Bonatua menjelaskan bahwa keterbukaan salinan ijazah tersebut diperoleh melalui proses sengketa informasi di Komisi Informasi Publik (KIP). Ia menyebut sebelumnya terdapat Keputusan KPU Nomor 731 yang mengecualikan sejumlah dokumen dari akses publik.

Baca juga :   Jadi Korban PHK, Buruh Bakal Dapat Upah 60 Persen Selama Enam Bulan, KSPSI: Alhamdulillah

“Akhirnya saya sidang sengketakan di Komisi Informasi Publik dan sampai enam kali sidang sejak November, akhirnya keputusan KIP mengatakan bahwa saya menang,” jelasnya.

Dari proses itu, ia menerima salinan ijazah tanpa sensor pada sembilan bagian informasi yang sebelumnya dikecualikan.

Meski demikian, Bonatua menegaskan bahwa salinan dokumen memiliki keterbatasan untuk dianalisis secara menyeluruh, termasuk untuk pengujian forensik.

Baca juga :   14 Dugaan Pelanggaran Ditemukan Selama Kampanye Pilkada Lubuklinggau

“Foto ini tidak mengandung warna ya. Meterai juga itu kan berwarna. Meskipun bisa kita lakukan analisis, tapi terbatas,” katanya.

Ia menambahkan, analisis usia kertas maupun tinta tidak dapat dilakukan hanya dari salinan dokumen.

“Itu perlu diingat. Jangan pernah kita meneliti ke wilayah itu memakai sampel ini supaya jangan terjadi fitnah,” ujarnya.

Baca juga :   Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka Menang di Sumsel dalam Pemilu 2024

Bonatua berharap polemik terkait ijazah Jokowi dapat segera diakhiri.

“Meskipun perjuangannya panjang, saya berterima kasih ke KPU. Kita selesaikan permasalahan kita,” ucapnya.[YKP]

Akademisi Jokowi KPU Perlihatkan Ijazah Profil Bonatua Silalahi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKPK Ungkap Kepala KPP Madya Banjarmasin Rangkap Komisaris di 12 Perusahaan
Next Article Bonatua Silalahi Jadi Saksi Ahli Trio RRT di Polda Metro, Bawa Salinan Ijazah Jokowi
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,876 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,748 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,722 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?