RELUNG.ID– Keluhan sopir armada logistik terkait dugaan maraknya aksi perampokan di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, viral di media sosial. Para pengemudi bahkan diimbau untuk sementara waktu tidak memasuki wilayah tersebut hingga ada jaminan keamanan dari aparat setempat.
Keluhan itu disampaikan melalui sebuah video yang diunggah akun Facebook Rita Endri. Video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dan menjadi perhatian warganet.
Dalam rekaman yang dilihat TribunSumsel.com, Rabu (28/10/2026), Rita mengajak para pengemudi logistik dari Jawa maupun Sumatera untuk menunda perjalanan ke Empat Lawang karena situasi yang disebutnya rawan kejahatan.
“Untuk kawan-kawan pengemudi logistik dari Jawa ataupun Sumatera, setop dulu masuk ke Kabupaten Empat Lawang. Banyak yang muat pepaya di beberapa kecamatan, untuk saat ini stop dulu, sedang rawan-rawannya,” kata Rita.
Ia menjelaskan, unggahan tersebut dibuat sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan sesama pengemudi logistik yang disebut menjadi korban perampokan dalam beberapa hari terakhir.
Rita juga mengingatkan para sopir agar menghindari perjalanan pada tengah malam hingga menjelang pagi. Ia mengaku mendapat informasi mengenai dua kejadian yang dialami rekan sesama pengemudi.
“Jangan masuk ke Empat Lawang saat tengah malam dan menjelang pagi. Rekan saya dua hari yang lalu menjadi korban perampokan jam 5 subuh, mobilnya terperosok. Sebelumnya jam 3 ada rekan kami juga yang dikejar, untung tidak kena,” ujarnya.
Dalam video tersebut, Rita turut mempertanyakan langkah tegas aparat kepolisian dalam menangani kasus-kasus perampokan yang menurutnya terus berulang.
“Tidak tahu aparat keamanan bagaimana, sudah banyak kasus cuma tindakan tegasnya kurang,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Empat Lawang AKBP Abdul Aziz Septiadi belum memberikan tanggapan saat dihubungi wartawan melalui nomor pribadinya hingga berita ini dikirimkan.
Informasi mengenai dugaan perampokan yang disampaikan dalam video tersebut masih memerlukan konfirmasi dari pihak kepolisian.[YKP]

