RELUNG.ID – Tindakan responsif dan penuh tanggung jawab ditunjukkan pengelola wisata pantai Sanggar Beach, Lampung Selatan.
Manajemen objek wisata tersebut memberikan satu unit mobil pengganti kepada seorang pengunjung yang kehilangan kendaraannya saat berlibur di kawasan pantai tersebut.
Langkah tersebut menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai sebagai bentuk kepedulian yang jarang dilakukan oleh pengelola tempat wisata.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan melalui akun media sosial Sanggar Beach, peristiwa kehilangan kendaraan itu terjadi pada 1 April 2026.
Saat itu, pengunjung bernama Rahayu datang bersama rekannya untuk menikmati liburan di kawasan wisata tersebut.
Setelah memarkirkan mobil Honda Brio miliknya di area parkir, Rahayu dan temannya meninggalkan kendaraan untuk makan siang di sekitar lokasi. Namun saat kembali, mobil yang sebelumnya terparkir sudah tidak berada di tempat.
Rahayu kemudian berupaya mencari keberadaan kendaraannya, namun tidak berhasil menemukannya. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak pengelola dan aparat kepolisian untuk dilakukan penyelidikan.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap pengunjung, manajemen Sanggar Beach memutuskan memberikan satu unit kendaraan pengganti dengan tipe yang serupa dengan mobil yang hilang.
Penyerahan kendaraan tersebut dilakukan pada 26 Mei 2026 setelah melalui proses komunikasi dan pembahasan antara kedua belah pihak.
Owner Sanggar Beach, Yosef Fauzi, mengatakan sejak awal pihaknya berupaya menjaga komunikasi yang baik dengan korban dan mencari solusi terbaik atas kejadian tersebut.
“Kami sepakat memberikan dukungan berupa satu unit kendaraan untuk membantu mobilitas korban yang mengalami kehilangan kendaraan di area wisata kami,” ujar Yosef.
Menurutnya, kendaraan yang diberikan memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama dengan mobil yang hilang sehingga dapat membantu kebutuhan mobilitas korban sehari-hari.
Selain memberikan kendaraan pengganti, manajemen Sanggar Beach juga berkomitmen meningkatkan sistem keamanan di kawasan wisata guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Langkah yang akan dilakukan antara lain penambahan kamera pengawas (CCTV), peningkatan pengawasan area parkir, serta penambahan personel keamanan.
“Kami akan terus melakukan pembenahan sistem keamanan agar pengunjung merasa lebih aman dan nyaman saat berwisata,” katanya.
Pihak pengelola juga memastikan tetap mendukung proses hukum yang tengah berjalan dan akan bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam pengungkapan kasus pencurian kendaraan tersebut.
Sementara itu, Rahayu menyampaikan apresiasi atas itikad baik dan komunikasi yang dibangun oleh manajemen Sanggar Beach sejak awal kejadian.
Ia mengaku bersyukur karena permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan kekeluargaan.
“Alhamdulillah komunikasi berjalan dengan baik dan kami berupaya menyelesaikan semuanya secara kekeluargaan,” tutupnya. (vid)

