Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak, Aktivitas Bupati OKI Terkait Penanganan Karhutla Tertutup Asap
Regional

Jadi Penyumbang Hotspot Terbanyak, Aktivitas Bupati OKI Terkait Penanganan Karhutla Tertutup Asap

RiyadiBy Riyadi30/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
lustrasi karikatur mengenai kabut asap dan penanganan karhutla di OKI, Sumatera Selatan. (Ilustrasi: Generative AI/Relung Media)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak di Sumatera Selatan dalam pemantauan 24 jam terakhir.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan yang diperbarui Rabu (30/9/2026) pukul 06.00 WIB mencatat terdapat 3.026 titik hotspot di Sumsel. Dari jumlah tersebut, 1.375 titik berada di OKI.

Jumlah itu menjadi yang tertinggi dibandingkan daerah lain. Musi Banyuasin berada di urutan kedua dengan 777 titik, disusul Banyuasin 642 titik, Muara Enim 72 titik dan Ogan Ilir 43 titik.

Baca juga :   Usut Dugaan Korupsi DLH dan APAR Muratara, Kejari Lubuklinggau: Masih Tahap Penyelidikan

Di tengah tingginya aktivitas hotspot tersebut, aktivitas Bupati OKI Muchendi Mahzareki terkait penanganan karhutla justru tidak banyak terlihat di ruang publik.

Pantauan redaksi terhadap akun resmi Pemerintah Kabupaten OKI dan Dinas Komunikasi dan Informatika OKI menunjukkan unggahan yang berkaitan langsung dengan keterlibatan bupati dalam penanganan karhutla tidak banyak terlihat.

Aktivitas yang dipublikasikan lebih banyak berkaitan dengan kegiatan pemerintahan dan agenda seremonial. Sementara unggahan mengenai aktivitas Bupati OKI dalam mitigasi karhutla terakhir terpantau pada 21 September 2026.

Baca juga :   Intruksikan Camat dan Lurah Patroli Rutin, Pemkot Palembang Aktifkan Posko Siaga Karhutla

Kondisi tersebut menjadi sorotan ketika sejumlah wilayah OKI justru masih menghadapi persoalan asap dan kebakaran. Salah satunya terjadi di Kecamatan Tulung Selapan.

Kabut asap akibat karhutla membuat jarak pandang di sejumlah ruas jalan sangat terbatas. Kondisi tersebut bahkan membuat pengendara harus lebih berhati-hati karena pemandangan di depan kendaraan nyaris tertutup asap.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @bylanatasya, Rabu (30/9/2026), kondisi jalan di Tulung Selapan terlihat diselimuti asap tebal.

Baca juga :   Hotspot Sumsel Diklaim Turun, Kualitas Udara di Palembang Masih Tidak Sehat

Perempuan yang merekam video tersebut berada di dalam mobil dan menggambarkan kondisi Tulung Selapan seperti berada di atas awan.

“Makmano gaes, Selapan negeri di atas awan. Cak dalam khayangan aku,” ujar perempuan tersebut.

Rekannya kemudian mengingatkan agar kendaraan melaju dengan hati-hati karena jarak pandang sangat terbatas.

Baca juga :   OMC Malam Hari Jadi Opsi Baru Sumsel Hadapi Karhutla

“Awas numbur, terrkinak lagi idak oi. Merasa bidadari aku. Apo aku ni di pucuk khayangan. Makmano pelakuannyo, makmano kesehatan ini,” ujarnya.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan karhutla di OKI bukan hanya soal titik api. Asap yang ditimbulkan juga sudah mengganggu aktivitas masyarakat.

Aktivis Komunitas Masyarakat Anti Korupsi (K-MAKI) Sumatera Selatan, Feri Kurniawan, mempertanyakan kehadiran kepala daerah dalam situasi tersebut.

Baca juga :   Bamsoet Akui Pelihara Burung Merak yang Viral di Duren Sawit

Menurut Feri, bupati sebagai kepala daerah seharusnya berada di depan dalam memastikan penanganan karhutla berjalan, terutama ketika dampaknya sudah dirasakan langsung masyarakat.

“Peran Bupati sangat penting untuk mengatasi kabut asap ini. Apalagi kondisi karhutla saat ini yang paling parah terjadi di wilayahnya,” kata Feri.

Ia menilai kepala daerah perlu hadir langsung untuk memastikan kebutuhan petugas, penanganan kebakaran dan keselamatan masyarakat berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga :   Kabut Asap Karhutla Picu Lonjakan ISPA di Palembang, 15.020 Kasus Tercatat Selama Agustus

“Jangan hanya duduk manis saja, seolah-olah sibuk dengan kegiatan seremonial. Sementara petugas di lapangan berjibaku memadamkan api. Bupati harus hadir untuk memastikan keselamatan warganya,” ujarnya.

Feri mengatakan kabut asap yang terjadi saat ini sudah tidak dapat dipandang sebagai persoalan biasa.

Menurutnya, ketika asap telah mengganggu aktivitas masyarakat, kesehatan dan mobilitas warga, pemerintah daerah harus menunjukkan respons yang sebanding dengan kondisi tersebut.

Baca juga :   Dodi Robert Simangunsong Ungkap Penyebab Adu Jotos di DPRD Medan

“Karena karhutla ini sudah menjadi bencana yang harus ditangani serius. Kalau bupatinya saja menghilang, bagaimana dengan keselamatan rakyatnya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti minimnya aktivitas Bupati OKI yang terlihat di ruang publik terkait penanganan karhutla. “Kalau bupatinya menghilang bak ditelan kabut asap, masyarakat bisa menilai jika bupatinya tidak memiliki kepekaan terhadap kondisi yang dialami masyarakat sendiri,” tandasnya.

Pemadaman di OKI Salah Satu Prioritas

Kondisi kabut asap tebal saat pemadaman yang dilakukan Manggala Agni di Pedamaran, Kabupaten OKI, Sumsel. (Dokumentasi Manggala Agni)

Sementara itu, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan terdapat tiga lokasi karhutla yang saat ini menjadi perhatian di Kabupaten OKI.

Lokasi tersebut berada di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, meliputi Desa Riding dan Pangkalan Lampam, serta wilayah Sungai Bungin dan Pedamaran.
Ferdian mengatakan asap sempat membuat jarak pandang di sejumlah lokasi hanya sekitar lima meter pada Rabu pagi.

“Bahkan tenda Manggala Agni pun tak terlihat karena asap. Menjelang siang kondisi asap mulai berkurang,” kata Ferdian melalui pesan singkat. Menurut dia, total luasan karhutla di OKI saat ini diperkirakan mencapai 230 hektare. Sekitar 30 hektare di antaranya berada di Kecamatan Pedamaran, tepatnya di sekitar lahan perkebunan kelapa sawit. “Untuk luasan SM Padang Sugihan nanti BKSDA yang menyampaikan,” ujarnya.

Baca juga :   Guru SDN 6 Kayuagung Datangi Disdik OKI: Pecat Kepsek yang Otoriter!

Sorotan terhadap peran kepala daerah juga disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Sumsel M Yansuri. Ia mengingatkan kepala daerah di wilayah rawan karhutla agar meningkatkan pengawasan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kepala daerah ini menginformasikan, jelas pelakunya, tangkap, tegas. Kalau perusahaan cabut izinnya, kalau perlu kenakan sanksi pidana,” ujarnya.

Menurut Yansuri, persoalan karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan. Kebakaran yang menghasilkan kabut asap juga dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat, kesehatan, transportasi, pendidikan hingga perekonomian.

Baca juga :   Pejabat Salah Ucap Rakyat Makin Tercekik Asap, Sibuk Membela Diri Api Tak Kunjung Mati

“Kasih contoh nian. Pelaku, apakah orang per orang, apalagi perusahaan, sikat habis. Termasuk orangnya kenakan hukuman dan izinnya dicabut kalau perusahaan pelakunya,” kata Yansuri.

Untuk diketahui, data BPBD Sumsel mempertegas posisi OKI dalam situasi karhutla Sumsel saat ini. Dari total 3.026 hotspot yang terpantau dalam 24 jam terakhir, sebanyak 1.375 titik berada di OKI.

Berikutnya Musi Banyuasin 777 titik, Banyuasin 642 titik, Muara Enim 72 titik, Ogan Ilir 43 titik, OKU 23 titik, Musi Rawas Utara 26 titik, Musi Rawas 16 titik dan Lahat 15 titik. Kemudian OKU Timur 13 titik, PALI 8 titik, OKU Selatan 7 titik, Palembang 5 titik, Empat Lawang 2 titik, serta Prabumulih dan Pagar Alam masing-masing satu titik.

Baca juga :   Berpura-pura Minta Hotspot, Komplotan Curanmor di Lubuklinggau Gasak Motor Mahasiswa

Angka tersebut merupakan data hotspot dalam pembaruan situasi karhutla BPBD Sumsel pada 30 September 2026 pukul 06.00 WIB. Dengan 1.375 hotspot, OKI menjadi daerah dengan jumlah hotspot tertinggi dalam pemantauan tersebut. [TIM]

BPBDSumsel Hotspot KabutAsap Karhutla KarhutlaSumsel ManggalaAgni OKI RelungID SumateraSelatan TulungSelapan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDemo di DPRD Sumsel, BPR Soroti Pembahasan APBD hingga Defisit Anggaran
Next Article Semarak HUT ke-81, Pelanggan KAI Dapat Kejutan dan Hadiah
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?